KPUD Trenggalek Musnahkan Ribuan Surat Suara Rusak

Iklan Semua Halaman

.

KPUD Trenggalek Musnahkan Ribuan Surat Suara Rusak

Sku Metropolitan
Rabu, 17 April 2019


TRENGGALEK, METRO - KPU Trenggalek memusnahkan ribuan surat suara yang  rusak dan lebih di kantor KPU setempat. Proses pemusnahan disaksikan bawaslu dan aparat Kepolisian. 

Ketua KPU Kabupaten Trenggalek, Suripto mengatakan, jumlah surat suara yang dimusnahkan sebanyak 3.359 lemba, terdiri dari 3.074 surat suara rusak dan 285 lembar surat suara sisa. 
"Jadi yang kami musnahkan ini adalah surat suara rusak maupun sisa dari kebutuhan surat suara untuk seluruh TPS ditambah 2 persen cadangan," kata Suripto, Rabu (17/4/2019). 

Untuk kerusakan surat suara tersebut bervariasi, mulai robek hingga berlubang. Namun yang paling banyak adalah robek saat proses pengerjaan di percetakan.

 Dia mengatakan, surat suara rusak yang paling banyak adalah, DPR RI mencapai 960 lembar, ditambah sisa kebutuhan sebanyak 25 lembar. Sehingga total surat suara DPR RI yang dimusnahkan mencapai 985 lembar. 
"Untuk DPD total yang dimusnahkan 486 lembar, DPRD Provinsi Jatim 896, DPRD Trenggalek Dapil I 91 lembar, Dapil II 172 lembar, Dapil III 191 lembar, Dapil IV 178 lembar serta surat suara 360 lembar," terangnya

Proses pemusnahan dilakukan sebelum pemungutan suara di seluruh TPS di Trenggalek berakhir. Hal ini juga sekaligus untuk menghindari penyalahgunaan dari orang yang tidak bertanggungjawab. 

Sementara disinggung terkait pelaksanaan pemungutan suara di 157 desa dan kelurahan relatif berjalan dengan lancar, hingga saat ini pihaknya belum menemukan adanya kendala yang berarti. 
Pihaknya menegaskan proses pemungutan suara akan berlangsung hingga antrean di masing-masing TPS selesai. Ia menjamin seluruh pemilih yang telah mengantre di TPS sebelum Pukul 13.00 WIB bisa menggunakan hak suaranya. 

"Artinya pemungutan tidak ditutup Pukul 13.00 WIB, yang dibatasi jam tersebut adalah batas antrian, kalau sudah mengantri dan mendaftar sebelum jam satu ya tetap dilayani sampai habis," katanya
Suripto menambahkan, proses penghitungan dan rekapitulasi hasil pemungutan suara akan membutuhkan waktu yang cukup lama, bahkan diprediksi akan selesai minimal pada Kamis dini hari. "Itu untuk kondisi normal dan lancar," imbuhnya. 

Terkait proses hitung dan rekap tersebut pihaknya mengklaim telah memberikan panduan dan bimbingan teknis kepada seluruh petugas KPPS, sehingga diharapkan tidak ada yang salah maupun bingung pada saat proses berlangsung.(Sar).