Sidang Suap Meikarta, Anggota Pansus Raperda RDTR Akui Uang dibagi-bagi

Iklan Semua Halaman

.

Sidang Suap Meikarta, Anggota Pansus Raperda RDTR Akui Uang dibagi-bagi

Kamis, 04 April 2019

Kesaksian Anggota Pansus Raperda RDTR DPRD Kabupaten Bekasi, Yudi Darmansyah di Pengadikan Tipikor Bandung.Senin (1/4)

METRO,BANDUNG-
Jaksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menghadirkan sebanyak 16 orang anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bekasi dan 5 orang Staf Sekretariat Dewan (Setwan) Kabupaten Bekasi.Mereka dihadirkan soal  kasus suap perizinan proyek Meikarta atas terdakwa Neneng Hasanah Yasin (Bekas Bupati Bekasi), dan Neneng Rahmi di Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Negeri Bandung, Senin (1/4/2019) kemaren

Dari keterangan saksi, aliran duit suap Meikarta terungkap sampai ke dompet para anggota Panitia Khusus (Pansus) 19 dan 20. Kedua Pansus tersebut dibentuk khusus untuk menangani usulan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) demi kepentingan Meikarta

Saksi Anggota Pansus Raperda Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) Dewan Perwakilan Raykat Daerah (DPRD) Kabupaten Bekasi, Yudi Darmansyah, mengungkapkan bahwa ada titipan uang dari Taih Minarno selaku Ketua Pansus Raperda RDTR sebesar Rp200 juta untuk dibagikan ke puluhan anggota DPRD Kabupaten Bekasi.

"Raperda RDTR belum sama sekali ditetapkan, tapi Pansus saat itu sudah dapat titipan uang dari Taih Minarno sebesar Rp200 juta,” kata Yudi diruang persidangan.

Pembagiannya sambung Yudi, setiap anggota Pansus Rp5 juta dan diluar anggota Pansus Rp3 juta. “Setelah dibagikan waktu itu masih tersisa uang Rp20 juta. Selanjutnya, saya kurang tahu lagi sisa uangnya karena yang menerima uang tersebut banyak,” ungkap Yudi menjawab pertanyaan Jaksa KPK, I Wayan Riayana.

Sebelumnya, Ketua  Pansus Perda RDTR Taih Minarno, mengaku menerima uang Rp200 juta dari Henry pada sekitar April-Mei 2018. Uang itu terkait pembahasan RDTR.
"Apa langsung menerima?" tanya jaksa I Wayan Riana.
"Pimpinan yang bersepakat (dengan Henry.L)," ujar Taih.
"Apakah yang di Jababeka itu?" cecar Riana. 
"Bukan. Di Rest Area 57 Tol Cikampek," ungkap dia.
"Yang menyuruh Saudara menerima uang itu siapa?" tutur Riana.
"H.Mustakim. Katanya nanti ada sejumlah uang dari Neneng Rahmi untuk teman-teman pansus," jawab Taih.

Diketahui, saksi yang dihadirkan adalah Ketua DPRD Kabupaten Bekasi Sunandar dan Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bekasi Mustakim.

Sedangkan ,saksi anggota DPRD Kabupaten Bekasi, yakni H Daris, J.Sayuti,  Sarin, Yudi Darmansyah,  Taih Minarno, Abdul Rosyid, H Anden, Haryanto, Edi Kurtubi, H Syaifulloh, Mamat Hidayat, Nyumarno, Suganda, H Khairan dan Syarif Syaifudin.

Saksi lainnya ada lima staf Sekretariat DPRD Kabupaten Bekasi, yakni staf Setwan DPRD Kabupaten Bekasi, Endang Setiani; Kasubag Persidangan Setwan DPRD Kabupaten Bekasi, Ika Kharismasari; Kasubag TU Setwan DPRD Kabupaten Bekasi, Mirza Suandaru Riatno; Kasubag Umum/staf Bagian Keuangan Setwan DPRD Kabupaten Bekasi Sartika Komalasari; dan Inspektorat Wilayah III/eks staf Setwan DPRD Kabupaten Bekasi, Rosyid 

Agenda sidang selanjutnya akan digelar pada Rabu (10/04/2019) mendatang dan menghadirkan saksi lainnya pada suap Meikarta ini.(Red/Martinus).