Libur Lebaran, Cobain Hutan Mangrove Sungai Jingkem Kabupaten Bekasi

Iklan Semua Halaman

.

Libur Lebaran, Cobain Hutan Mangrove Sungai Jingkem Kabupaten Bekasi

Sabtu, 01 Juni 2019


METRO,KAB.BEKASI - Sungai Jingkem salah satu objek wisata di Kabupaten Bekasi yang patut dikunjugi oleh warga untuk membawa Putra-Putrinya di Hari Raya Idul Fitri dan libur panjang sekolah.

Sungai Jingkem terletak di kampung sembilangan RT 01/09, Desa. Samudera Jaya,Kecamatan Tarumajaya, Kabupaten Bekasi

Tempat itu menawarkan suasana dan pemandangan alami yang jarang dapat dijumpai masyarakat perkotaaan.Angin yang berembus sejuk membuat suasana sangat pas untuk bersantai, sembari mengobrol atau membaca buku.

Mendekati sungai Jingkem, pengunjung akan dimanjakan dengan pemandangan hutan mangrove yang tersusun rapi, air yang mengalir tenang dan ketenangan khas pesisir. Lokasi ini dekat dengan pertambakan milik warga setempat, baik tambak udang, tambak ikan atau tambak rumput laut.

Ketika tiba di lokasi, pengunjung akan melihat saung yang terbuat dari bambu dan jalan-jalan kecil yang membawa pengunjung berkeliling.Tentunya hutan mangrove ini jadi spot yang bagus untuk kamu berselfie ria.

Dikala senja pengunjungpun dapat menikmati indahnya matahari menembus cela cela lebatnya mangrove saat bersantai.
"Objek wisata sungai Jingkem akan dibuka untuk masyarat umum pada Hari Raya Idul Fitri," kata pengurus sekaligus Ketua Forum Pemuda Peduli Lingkungan Ahmad Sahil kepada Metropolitan, Jumat (31/5)

Ahmad Sahil mengungkapkan, selain keindahan hutan mangrove, sungai jingkem dialiri air yang bersih dan terjaga oleh kelompok pemuda yang mengatas namakan pemuda lingkungan.

"Salah satu tujuannya membuka wisata mangrove sekaligus mengkampanyekan pelestarian lingkungan, menjaga Hutan mangrove, ekosistem dan habitatnya dari perusakan serta meningkatkan kesadaran wisata atau lebih di kenal Kelompok masyarakat sadar wisata (POKDARWIS),"ungkapnya

Bagi para pengunjung, disarankan agar menjaga kebersihan tempat itu. Selain itu agar berhati-hati dan menjaga anak kecil agar jangan lepas dari pengawasan.

Sementara ini biaya masuk sungai Jingkem masih gratis. Pengunjung cukup membayar biaya jasa perahu pulang-pergi harga tergantung tawar-menawar dengan pemilik perahu.

Untuk menuju sungai Jingkem Ahmad Sahil mengatakan bahwa Ada 2 rute. Pertama melalui Kampung Sembilangan, Babelan, dan kedua melalui Jembatan Cinta (lokasi) di Tarumajaya.(DOY)