Bupati Meminta Pengusaha Ambil Bagian Membangun Kab.Bekasi

Iklan Semua Halaman

.

Bupati Meminta Pengusaha Ambil Bagian Membangun Kab.Bekasi

Selasa, 02 Juli 2019

Bupati Bekasi Eka Supria Atmaja Bersama Jajaran Dinas Tenaga Kerja bersama Pengusaha Kawasan Industri Delta Mas dalam Rangka sosialisasi Perbub No 9 Tahun 2019 tentang Perluasan Kesempatan Kerja dihotel Le Premier, Selasa (2/7)/Fhoto Ely

BEKASI,METRO - Program Bupati Bekasi Eka Supria Atmaja untuk menyelesaikan persoalan ketenagakerjaan. Eka bersama jajaran Dinas Tenaga Kerja melakukan Kunjungan Kerja ke Pengusahan Kawasan Industri  Delta Mas  untuk bertatap muka sekaligus mensosialisasikan Peraturan Bupati No 9 Tahun 2019 tentang Perluasan Kesempatan Kerja di Hotel Le Premier, Kota Delta Mas, selasa (2/7).

Dalam sambutanya Eka mengatakan, bahwa Kabupaten Bekasi merupakan salah satu daerah Industri terbesar di Indonesia bahkan di Asia Tenggara dan menjadi magnet tersendiri bagi Investor untuk datang ke kabupaten Bekasi disamping  dekat dengan Ibu Kota Negara yang berjarak 34 km ,terdapat 10 kawasan Industri sehingga mampu menyumbang 34,46 persen penanaman modal nasional asing dan 22 persen produk ekspor Nasional.

Lanjutnya, Berdasarkan data BPS Sakernas Tahun 2018, dimana dari jumlah penduduk usia kerja di Kabupaten Bekasi sebanyak 2.652.913 jiwa memiliki jumlah angkatan kerja sebanyak 1.630.423 atau sebesar 61,46%. Dari jumlah tersebut sebanyak 1.472.432 jiwa atau sebesar 90.31% telah bekerja, namun masih ada 156.991 jiwa atau sebesar 9,69% penduduk Kabupaten Bekasi yang berusia produktif belum bekerja.

"Masalah penganguran tidak hanya dikabupaten Bekasi, tapi juga ada diwilayah lainnya, sehingga menjadi pekerjaan rumah yang harus diselesaikan oleh Pemerintah Kabupaten Bekasi artinya perlunya ketelibatan semua pihak bersama sama memajukan Kabupaten Bekasi,"kata Eka.

Eka menyebutkan dengan diterbitkanya perbub no 9 tahun 2019 tentang perluasan tenaga kerja , Eka berharap Perusahaan perusahaan yang berada di wilayah Kabupaten Bekasi dapat mengimplementasikan hal hal yang telah diatur didalammya seperti penyerapan sebanyak banyaknya tenaga lokal.

"Masalah Kesempatan kerja terhadap warga bekasi ada kontribusi dan ada peran khususnya dari pengusaha di kawasan ini (Red Kawasan Industri Delta Mas) untuk ikut ambil bagian untuk menyelesaikan tenaga kerja di Kabupaten Bekasi tentu tujuannya untuk membagun Kabupaten Bekasi yang lebih baik lagi," ucapnya.

Harapanya, dengan adanya sosialisasi, jalinan komunikasi dan silaturahmi dengan pengusaha , ini memberikan peluang kepada masyarakat Bekasi untuk bekerja di kawasan Industri."Ini adalah sosialisasi yang kedua kalinya rencanya akan dilakukan di delapan kawasan industri tentang perbub No 9 Tahun 2019," kata Eka saat diwawancara awak media usai melakukan kegiatan sosialisasi.


Eka menyapaikan bahwa Pengusaha kita wellcome sekali bahwa warga yang memiliki kemampuan untuk bekerja.

"Alhamdulilah pertemuan yang pertama (Red- Kawasan Industri MM 2100) respon dari pengusaha sampai mendapat 523 lowongan pekerja,"tutupnya

Selepas pertemuan dengan para pengusaha Kawasan Industri Delta Mas, Eka mengunjugi Japan School dan  Pabrik Mitsubishi Motors Karamayudha Indonesia (MMKI)  yang ada di Kawasan GIC  Kawasan Greenland International Industrial Center(GIIC), Kota Deltamas.

Sebelumnya Bupati Bekasi dan jajaran Depnaker telah melakukan sosialisasi Perbub No 9 Tahun 2019 tentang Perluasan Kesempatan Kerja  dengan mengunjugi pengusaha di kawasan Industri kawasan MM 2100. (Ely/Martinus)