Diduga Proyek Siluman Tanpa Papan Informasi Gentayangan di Kabupaten Bekasi

Iklan Semua Halaman

.

Diduga Proyek Siluman Tanpa Papan Informasi Gentayangan di Kabupaten Bekasi

Senin, 22 Juli 2019

Keterangan Fhoto : Proyek pengaspalan di jalan Glora,desa Babelan, Kec Babelan



BEKASI, METRO  - Sejumlah proyek fisik  tengah dikerjakan oleh rekanan pada Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (DPUPR) Kabupaten Bekasi menjadi sorotan media. Pasalnya, pekerjaan  tersebut tanpa disertai pemasangan Plang papan nama proyek/papan informasi pembangunan.

Dalam pekerjaan ini, Proyek Tidak Ada Plang Informasi Diduga ada kong kali kong diantara rekanan dan pemberi kerja. Beberapa proyek yang menjadi sorotan adalah pekerjaan pengaspalan Kp Pintu Gelora, Desa Babelan Kota, Kecamatan Babelan,  jalan Kampung Piket di Desa Sukatenang, Kecamatan Sukawangi dan  jalan raya Tambelang, Desa Sukamaju Kecamatan Tambelang.

"Seharusnya sesuai aturan, saat dimulai pelaksanaan pengerjaan pembangunan harus dipasang plang papan nama proyek. Agar masyarakat mengetahui jumlah anggaran dan ikut mengawasi,” Kata Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) RIB, Soleh kepada Metropolitan, jumat (19/7).

Soleh mengatakan Plang informasi proyek itu bertujuan agar pelaksanaan setiap proyek dapat berjalan dengan transparan. Dimana keterbukaan atau transparansi sehingga masyarakat tahu dari mana anggarannya dan berapa jumlahnya.

Berita :
Penegak Hukum Didesak Turun, Ada dugaan Suap
Tata cara Pemilihan Wabup Bekasi
DPRD Kabupaten Bekasi Cabut Dua Raperda
Siapa Calon Ketua DPRD Kabupaten Bekasi Gerindra
Tim Verifikasi PSU di Ragukan Kinerjanya.

Kewajiban memasang Plang papan nama tersebut tentang pelaksanaan pengadaan barang dan jasa Pemerintah yang sebagaimana tercantum dalam Amanat Undang-undang Nomor 14 Tahun 2008 serta Peraturan Presiden Nomor 16 Tahun 2018.

"Papan nama tersebut di antaranya memuat jenis kegiatan, lokasi proyek, nomor kontrak, waktu pelaksanaan proyek dan nilai kontrak serta jangka waktu atau lama pengerjaan proyek,” katanya.

Namun dengan tidak terpasangnya Plang papan nama pada sejumlah proyek tersebut bukan hanya bertentang dengan perpres. Tetapi juga tidak sesusai dengan semangat transparansi yang dituangkan pemerintah dalam Undang-undang No.14 Tahun 2008 tentang keterbukaan Informasi Publik.

"ini terjadi karena lemahnya pengawasan, Itu rawan disalahgunakan, sehingga pelaksanaan kegiatan mirip proyek siluman dan Duga kuat pengerjaannya bakal tidak sesuai dengan spesifikasi teknis (bestek) dan bobot pekerjaan bakal terjadi," tutur Soleh

Tambahnya, salah satu proyek yg sudah dikerjakan mendapat tanggapan dari salah satu warga  setempat, pekerjaan proyek pengaspalan jalan raya Kampung Pintu Gelora udah selesai dikerjakan kurang lebih selama beberapa bulan, namun hasilnya sangat tidak maksimal.

“Jika aspal menjadi kubangan air saat hujan turun maka sudah dapat di pastikan kualitas aspal tidak akan bertahan lama,” ujarnya pada media ini. 

Sambungnya, Dirinya selaku warga sangat kecewa dengan pengaspalan jalan ini, sebab hasil aspalannya tidak rata dan bergelombang sehingga menjadi genangan air pada saat hujan turun. (Acep)