Igor : Biasanya Raperda dicabut Karena Dua hal

Iklan Semua Halaman

.

Igor : Biasanya Raperda dicabut Karena Dua hal

Rabu, 24 Juli 2019



BEKASI,METRO- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bekasi mencabut dua rancangan peraturan daerah  yakni tentang Perlindungan Lahan pertanian pangan berkelanjutan (LP2B) dan  penyelenggaraan kerjasama Daerah.

Menurut Dosen Fakultas Politik Sosial, Universitas Jayabaya, Igor Dirgantara, mengatakan harus dipastikan tidak ada kepentingan atau motif  lain yang merugikan warga Kabupaten Bekasi dengan dicabutnya raperda ini. 

"Karena bisa saja supporter pencabutan raperda  ini datang dari sebagian dari mereka yang justru punya lahan-lahan di kabupaten Bekasi," ujar Igor saat dikomfirmasi Metropolitan melalui celluler, Rabu (24/7).

Menurut Direktur Survei & Polling Indonesia (SPIN) ini, biasanya Raperda itu dicabut karena : Pertama ; tidak akuratnya data dalam kontek Raperda LP2B, tentu biasanya disertai temuan terhadap luas perlindungan lahan di Kabupaten Bekasi yang dianggap kurang Valid, Kedua ; Bisa jadi ada tumpang tindih antara perda dengan peraturan pemerintah atau menteri yang mengatur soal kerjasama daerah. 

"Biasanya butuh waktu untuk bisa menyelaraskannya (koreksi)  atau mencabut perda ybs," ucap pria yang juga menjabat sebagai Direktur Survei & Polling Indonesia (SPIN) ini.

Walaupun begitu, seyogyanya seorang Kepala Daerah seperti Bupati harus punya political will yang kuat dalam melaksanakan  penyelamatan lahan yang ada di wilayahnya, juga terus melakukan penyesuaian akurasi materi data dan masalahnya antara raperda dengan Peraturan Pemerintah tsb.
"Jika tidak ini akan menjadi masalah yang sensitif, kontroversial dan berpotensi alih fungsi lahan semakin terbuka dari masifnya agen bisnis investasi properti dan industrialisasi yang agresif di Kabupaten Bekasi dan cenderung tidak kompatibel dengan sektor agrarisnya," terangnya.

Diketahui. Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bekasi menggelar rapat paripurna untuk mencabut dua rancangan peraturan daerah (Raperda) yang telah dibahas, Jumat (19/7) .

Dua Raperda yang dicabut yakni hasil pembahasan Panitia Khusus (Pansus) 28 DPRD Kabupaten Bekasi, tentang Perlindungan Lahan pertanian pangan berkelanjutan (LP2B) dan Panitia Khusus (Pansus) 37 DPRD Kabupaten Bekasi tentang penyelenggaraan kerjasama daerah. (Martinus)

Berita  sebelumnya : DPRD Kabupaten Bekasi Cabut Dua Raperda