Aryanto Hendrata: Segera Bentuk Tim Khusus Untuk Gelar Referendum

Iklan Semua Halaman

.

Aryanto Hendrata: Segera Bentuk Tim Khusus Untuk Gelar Referendum

Sku Metropolitan
Selasa, 20 Agustus 2019



BEKASI, METRO- Anggota Komisi I DPRD Kota Bekasi, Ariyanto Hendrata ikut mengomentari soal wacana keinginan Walikota Bekasi untuk masuk ke wilayah DKI Jakarta.

"Jika memang benar begitu, saya berharap Walikota Bekasi segera membentuk tim khusus untuk menggelar referendum kepada warga masyarakat Kota Bekasi," ujar Ariyanto,  Selasa (20/8).

Ariyanto menuturkan tawaran Kota Bekasi masuk ke wilayah DKI Jakarta itu sangat strategis dan menggembirakan.

Tawaran tersebut juga sangat logis dan memenuhi syarat-syarat dasar dalam UU 23/2014 dan PP 78/2007 tentang syarat-syarat dasar penggabungan sebuah daerah.

Contohnya, soal kondisi sosial budaya, letak strategis geografi dan juga pertimbangan pelayanan publik dan keuangan daerah.

"Kita semua tau bahwa Tempat Pembuangan Akhir (TPA) nya warga DKI ada di wilayah Kota Bekasi yakni Bantargebang. Itu semua pasti akan mnjadi faktor-faktor penting yang akan dikaji dalam proses itu," jelas dia.

Kemudian Kota Bekasi mempunyai ikatan sejarah dengan DKI Jakarta. Pasalnya, dulu ada keresidenan Jatinegara yang kini kemudian berubahan menjadi Bekasi.

"Makanya di Jakarta bagian timur masih ada nama jalan Bekasi disana, karena ada ikatan sejarah yang kuat. Kultur orang Jakarta dengan orang asli Bekasi juga engga jauh berbeda, sama-sama betawi, dan cenderung heterogen,"ucap dia.

Begitupun letak startegis secara geografis, begitu banyak wilayah Bekasi yang berbatasan langsung dengan DKI Jakarta.

Sehingga Ariyanto kembali menegaskan agar Walikota Bekasi Rahmat Effendi segera menggelar referendum warga Kota Bekasi.

"Karena semua akan berpulang kepada aspirasi atau jawaban warga Kota Bekasi itu sendiri. Agar tahu jawabannya harus bentuk tim referendum itu," ungkap dia.

Jika hasil referendum Kota Bekasi menghendaki Kota Bekasi masuk ke DKI Jakarta, bisa menjadi bahan pertimbangan untuk proses masuknya Kota Bekasi ke wilayah DKI Jakarta.

"Insya Allah lembaga-lembaga lain dan keputusan politik akan mengikuti jika memang semua warganya berkehendak demikian," paparnya.(ely)