Jambore Anti Narkoba Rangkul Kalangan Milenial

Iklan Semua Halaman

.

Jambore Anti Narkoba Rangkul Kalangan Milenial

Selasa, 06 Agustus 2019


BEKASI, METRO - Sebanyak 45 orang pemuda perwakilan dari setiap desa di Kabupaten Bekasi mengikuti kegiatan Jambore Pemuda Anti Narkoba yang diselenggarakan oleh Badan Narkotika Kabupaten Bekasi. Bertempat di Area Outbond Kalam Kopen Desa Tambun, Kecamatan Tambun Selatan, acara ini berlangsung selama 2 hari yaitu 6 dan 7 Agustus 2019.

Kegiatan yang mengambil tema “Melalui Jambore Anti Narkoba, Kita Wujudkan Desa Yang Bersih Dari Narkoba” ini dibuka langsung oleh Asisten Pemerintahan dan Kesra, Drs. H. Juhandi, M.Si

Juhandi mengatakan, korban yang jatuh karena narkoba terus meningkat setiap tahunnya, hal ini menjadi perhatian yang serius bagi pemerintah dan instansi terkait dalam memerangi penyalahgunaan narkoba dikalangan masyarakat.

“Kejahatan luar biasa ini sudah memasuki tahap yang mengkhawatirkan, karena narkoba sudah memasuki semua lapisan masyarakat. Bukan hanya dikota saja tetapi juga di desa-desa. Tidak hanya itu, bahkan ada juga tokoh masyarakat yang seharusnya menjadi contoh malah tersandung kasus narkoba” ucapnya.

Juhandi juga menjelaskan, kasus penyalahgunaan narkoba menjadi kasus yang paling menonjol diantara kasus-kasus umum lainnya yang ditangani oleh Polres Cikarang. Karena hampir 70% lapas di Kabupaten Bekasi diisi oleh napi dari kasus narkoba.

“Saya berharap, melalui kegiatan ini kualitas generasi muda dalam berbangsa dan bernegara terus meningkat. Dan tentunya perwakilan kalangan milenial yang hadir disini dapat menjadi contoh untuk mewujudkan Kabupaten Bekasi yang bebas dari narkoba” jelasnya.

Badan Narkotika Kabupaten Bekasi dalam program kerjanya memfokuskan beberapa kegiatan yang menyentuh langsung kalangan masyarakat, diantaranya sosialisasi penyalahgunaan narkoba di sekolah, tes urine di kalangan pejabat, ASN, dan masyarakat, serta sosialisasi melalui media online dan cetak. 

Tentunya kegiatan jambore pemuda anti narkoba ini merupakan salah satu upaya untuk mencapai hasil positif guna mewujudkan Kabupaten Bekasi yang bebas dari bahaya penyalahgunaan narkoba, khususnya di kalangan milenial.(Ely/Martinus)