Polisi Ungkap Peredaran Obat Daftar G di Kota Bekasi, Enam Pemilik Toko Masih DPO

Iklan Semua Halaman

.

Polisi Ungkap Peredaran Obat Daftar G di Kota Bekasi, Enam Pemilik Toko Masih DPO

Selasa, 27 Agustus 2019


BEKASI,METRO- Jajaran Unit Reskrim Narkoba Polres Metro Bekasi Kota mengungkap peredaran obat keras (Daftar G)  tanpa keahlian khusus di Enam toko diwilayah hukum Kota Bekasi.

Waka Polres Metro Bekasi Kota AKBP Eka Mulyana, S.I.K mengatakan Pengungkapan ini bermula dari informasi masyarakat dimana TKP sering terjadi transaksi jual beli  yang tidak layak menjual obat obatan keras tergolong dalam daftar G. 

"Informasi itu ditindak lanjuti, Senin (19/8) , Selasa (20/8) Unit reskrim Narkoba kemudian melakukan operasi tertentu dan  pengeledahan di Enam Toko di wilayah Kota Bekasi," kata Wakapolres saat melakukan Komprensi Pers di Aula Polres Metro Bekasi Kota, Selasa (27/8).

Eka menyebutkan, hasil operasi dan pengeledahan terhadap enam toko obat, petugas mengamankan obat Eximer sebayak 8220 butir,  Tramadol 8083 butir dan Trihwxphedyl 649 butir dan menyita uang hasil penjualan Rp 12.974.500.

Kemudian, petugas mengamankan Syahrullah (22), Irwani (24), Hibral (29), Mulyadi (29),  Muhammad Ridha (22), Rastidin (26), Adlil Ikhwana (30), dan Ali Mahari (21).

"Ini ilegal karena obat tersebut harus dijual dengan resep dokter," kata Eka. 


Eka menyebutkan, setelah dilaksanakan peyelidikan, para terduga kedelapan orang tersebut merupakan pejaga toko. Petugas kini sedang melakukan pengejaran terhadap pemilik toko yang sudah masuk dalam daftar orang pencarian (DPO)  yakni Syukur (41), Aris (35), Bang (43), Yahtu (38), Selamat (40) dan Sales Obat (Tidak dikenal nama).

"Karena tidak boleh dijual sembarangan ini harus dengan resep dokter makanya terhadap perbuatan para pelaku ini kita kenakan undang undang kesehatan,"ucap eka. 

Guna mempertanggungjawabkan perbuatannya, pelaku  dapat di jerat Pasal 196 dan pasal 197 Undang Undang RI nomer 36 Tahun 2009 Tentang Kesehatan ancaman hukumannya pidana 10 tahun  dan 15 tahun penjara," ungkap (Martinus)

Baca Berita :
Penyerang Maut di Lahan  Kosong,  Polres Metro Kota Bekasi Terus Lakukan Penyelidikan