Bupati Lantik Pejabat Dengan Pakaian Busana Adat Jawa

Iklan Semua Halaman

.

Bupati Lantik Pejabat Dengan Pakaian Busana Adat Jawa

Sku Metropolitan
Rabu, 04 September 2019


TRENGGALEK, METRO- Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin, mengambil sumpah/janji dan melantik kepada  pejabat pimpinan tingkat Pratama, Administrasi, dan Fungsional baik mutasi maupun promosi yang naik jabatan di depan Tugu Garuda Alun-Alun Trenggalek, Rabu sore (4/9/2019) 


Dalam pelantikan tersebut, ada pemandangan yang berbeda dengan tahun sebelumnya. dimana pada tahun lalu pejabat yang dilantik memakai jas lengkap namun kali ini semua yang terlibat dalam prosesi pelantikan menggenakan busana adat khas Jawa, selain itu. Pelantikan juga dilakukan diluar pendopo namun di depan Tugu Garuda Alun-Alun. 

Yakni, untuk pria memakai Busana Surjan dan untuk wanita memakai kebaya panjang sampai lutut dengan motif batik sebagai jarit busana wanita, serta pengaplikasian batik lurik dan blangkon pada busana pria.

Ini adalah kali pertama dikenakan dan diperkenalkan dalam pelantikan pejabat lingkup Pemkab Trenggalek meski untuk momen-momen  hari jadi Trenggalek juga mengenakan busana adat.

Dalam sambutanya, Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin ,berpesan kepada seluruh pejabat yang dilantik baik yang mutasi maupun promosi untuk bekerja dengan sungguh-sungguh demi kemajuan Kabupaten Trenggalek.

Dalam kesempatan tersebut Bupati Trenggalek bertanya kepada semua pejabat yang dilantik dalam hal mutasi dan promosi apa ada yang dimintai uang, atau menjanjikan sesuatu karena balas budi? mereka serentak menjawab tidak.

Bupati berharap kepada semua pejabat percaya diri menduduki jabatan karena kemampuannya dan kepercayaan yang diberikan pimpinan

"Saudara-saudara jangan berkecil hati dan merendahkan diri, bahwa tidak ada orang yang bisa menolong saudara untuk menduduki suatu jabatan," ungkapnya

Dia melanjutkan, banyak rekan yang membantu baik dari segi politik dan lainya namun karena sesuatu hal dirinya tidak mengakomodir.

"Trenggalek memasuki era yang baru, harapan masyarakat yang bertambah maka yang dimutasi maupun dipromosikan harus lebih giat bekerja karena setiap saat, setiap waktu ada yang mengawasi, bukan Bupati atau atasanya tapi yang diatas sana yaitu Allah SWT, " pungkasnya.(sar)