Forkim Bekasi Adakan Dialog Publik Terbuka

Iklan Semua Halaman

.

Forkim Bekasi Adakan Dialog Publik Terbuka

Jumat, 27 September 2019

BEKASI, METRO - Forum Komunikasi Intelektual Muda (Forkim) Bekasi dengan tema "Peran Pemuda dalam Mengawal Penegakan Hukum dan Pemberantasan Korupsi" yang dilaksanakan secara terbuka di Cafe Top Inc Kota Bekasi Jl. Dewi Sartika No. 1 Kel. Margahayu, Kec. Bekasi, Timur, Kota Bekasi. Kamis (26/9/2019)

Suasana hangat menyelimuti dalam acara dialog terbuka oleh forkim yang diawali dengan menyanyikan Indonesia Raya. Sebagai pembicara Kapolrestro Bekasi Kota, Kombes. Pol. Dr. Indarto, Kejari Kota Bekasi Sukarman SH. MH, Pakar Hukum Naupal Al Rasyid, SH MH dan Dosen Adi Bunardi.serta anggota DPRD Kota Bekasi dari Fraksi Golkar Kota Bekasi, Faisal.

Ketua Forkim Mulyadi, dalam sambutannya mengatakan dengan diadakannya acara ini adalah sebagai kepedulian untuk pencerahan positif kepada para kaum muda-mudi Kota Bekasi, termasuk para Aktivis, Mahasiswa, LSM dan Ormas lainnya, kita tidak membatasi para pengunjung, acara dialog ini terbuka untuk umum.

Kasat Narkoba juga mantan anggota penyidik KPK, Sigit sangat mengapresiasikan dengan dilaksanakan acara seperti ini karena dapat memotifasi kaum muda-mudi ke hal-hal positif khususnya muda-mudi Kota Bekasi, sebagai mantan penyidik 10 tahun di KPK, karena tema pada malam ini menyangkut korupsi Sigit berbagi pengalamanya tentang korupsi dan KPK mulai dari penyelidikan hingga ke  penyelidikan hanya saja di KPK tidak dikenal dengan istilah SP-3.

"Bila seseorang telah dijadikan sebagai tersangka predikat tersangka itu belum ada aturan untuk menghapusnya. hal itu terus berjalan hingga ditemukan bukti baru untuk melengkapi berkas kemudian melanjutkan perkaranya."jelasnya. 

Kapolrestro Kota Bekasi mengatakan untuk keadan sekarang ini, kita menangani masa pendemo sudah ada SOP, 

Ia memerintahkan kepada jajarnya untuk betindak persuasif  kepada masyarakat pendemo atau mahasiswa, disamping itu Kapolri Karnavian memerintahkan untuk tidak memakai senjata dan peluru karetpun tidak dibekali.

Dalam menangani Korupsi,  yang tetutama perlu bangun adalah " Sistim penanggulanan korupsi" bukan menangkap orang-orang yang korupsi,"kata Kapolres. 

Sementara itu Pakar Hukum Dr (c) Nauval Al Rasyid SH, MH, juga mengatakan bahwa hukum itu tumbuh berkembang menurutnya setengah isi dari KUHP adalah untuk melindungi para penguasa dan orang kaya dengan alasan bahwa asal-usul kitab itu berasal dari kaum kolonial masih pergunakan hingga sekarang ini.

Selain itu menurut mantan aktivis ini, mengatakan bahwa penerapan hukum  Indonesia ada dua yaitu hukum tertulis dan hukum lisan (adat) ia mencotohkan di daerah Papua bahwa seseorang telah menjalani hukuman formal Indonesia setelah hukuman itu selasai atau keluar dari penjara, seseorang itu tetap masih mendapat hukuman secara adat, jelasnya

Dosen Adi Bunardi memaparkan sejarah perkembangan politik di Indonesia hingga sekarang ini dan juga menjelaskan sejarah perjuangan para Mahasiswa di Republik ini,

Yang dijuluki sebagai Presiden Mahasisiwa ini menyarankan, untuk menyampaikan aspirasinya lewat demo harus dengan menyuarakan kritik bukan hujatan, karena Mahasisiwa adalah orang intelek, saran sang dosen (Bresman Sirait)