Kecelakaan Maut, Istri yang Dibonceng Sang Suami Tewas Terlindas Dump Truck

Iklan Semua Halaman

.

Kecelakaan Maut, Istri yang Dibonceng Sang Suami Tewas Terlindas Dump Truck

Minggu, 22 September 2019


BEKASI,METRO - Seorang perempunan meninggal dunia setelah terlindas  armada pengangkut tanah dump truck Talenta saat melintas jalan raya Babelan tepat nya di kampung Kedaung Desa Kedung Jaya kecamatan Babelan kabupaten Bekasi. Ingin mengunjugi anaknya namun diperjalanan korban meninggal seketika, Minggu (22/9) siang. 

Menurut warga, Adel  mengatakan sebelum kejadian korban dibonceng oleh suaminya menggunakan sepeda motor matic menuju arah yang sama. namun koronologi tidak diketahuinya secara pasti sebab korban sudah terlidas dibagian kanan truck.

"Korban terlindas pada bagian pinggang sehingga tewas di tempat dan nomor polisi dump truck B 9646 KYK,"ujarnya.

Adel menyebutkan, korban tersebut berasal dari Karawang, hal tersebut diketahuinya dari suami korban  dan tujuannya mereka ke Babelan dalam rangka berkunjung ke rumah anaknya yang tinggal di perumahan pondok afi dan perumahan wahana Kec Babelan. 

Menanggapi hal tersebut ketua Aliansi (GMSP) Garda Suryo Pranoto,  Shutan Hasbullah saat dilokasi mengatakan bahwa Aktivitas kendaraan alat berat dump truck yang tidak mengenal waktu kerap memakan korban dan ini sudah kesekian kalinya. 

"Ini jangan dibiarkan begitu saja,harus di sikapi karena sudah banyak memakan korban jiwa,tambah jam operasional yang tidak menentu,disinyalir ada kepentingan para Bos besar di wilayah Babelan Kabupaten Bekasi ,"jelasnya 

Dirinya berharap, segera ada peraturan daerah (perda) di kabupaten Bekasi yang mengatur jam operasional kerja dumtruk pengankut tanah agar masyarakat merasa nyaman dalam berkendara.

"Saya mohon kepada Bupati Bekasi.agar segera dibuatkan peraturan jam operasional lalulintas damtruk pengankut tanah yang bertonase berat,kami bukan menghambat pembangunan di wilayah babelan,akan tetapi pemerintah juga bisa memperhatikan masyarakat kabupaten bekasi.terutama di wilayah kecamatan Babelan ,Bos besar yang untung masayarakat yang rugi," geramnya

Sementara, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kab.Bekasi dapil V H.Suryo Pranoto dari partai Amanat Nasional (PAN) turut berkomentar  tentang atas kejadian yang terjadi di kampung Kedaung siang tersebut. 

"Saya akan langsung menghadap sekaligus membahas tentang Perda Hamdal lalin di meja Dewan DPRD kabupaten Bekasi,"terangnya (Hidayat)

Baca Berita :
Jajaran Polres Metro Bekasi Meringkus Pengedar Sabu