Nelayan Popoh Tulungagung Gelar Tradisi Larung Sembonyo

Iklan Semua Halaman

.

Nelayan Popoh Tulungagung Gelar Tradisi Larung Sembonyo

Sku Metropolitan
Senin, 16 September 2019


TULUNGAGUNG, METRO - Nelayan Teluk Popoh,Desa Besole, Kecamatan Besuki, Kabupaten Tulungagung menggelar tradisi tahunan adat labuh laut atau Larung Sembonyo, Sabtu (14/9/2019).

Aneka sesaji dilarung di tengah laut sebagai wujud rasa syukur atas tangkapan ikan yang melimpah.


Tradisi labuh laut ini diawali dengan kirab aneka sesaji yang yang dimasukkan ke dalam replika kapal nelayan untuk dibawa ke pelabuhan. Selanjutnya para nelayan dan para tokoh setempat menggelar kenduri atau selamatan bersama di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Popoh.

Hadir dalam giat tersebut, Bupati Tulungagung Drs. H. Maryoto Birowo,M.M Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Tulungagung Heru Cahyadi, kepala UPT P2SKP pelabuhan Popoh Choiril Huda, Muspika kecamatan Besuki, Tokoh Agama, Tokoh masyarakat,serta warga nelayan Popoh.

Bupati Tulungagung Drs Maryoto Birowo, M.M mengaku bangga atas apa yang telah diupayakan para nelayan untuk melestarikan tradisi para leluhur

"Kami bersyukur, para nelayan dalam beraktifitas diberi kesehatan dan keselamatan, kegiatan ini merupakan agenda tahunan sehingga menarik para wisatawan untuk menyaksikan, " terangnya.

Maryoto menambahkan, pihak pemerintah terus berupaya mengembangkan fasilitas untuk mendukung aktifitas para nelayan. Salah satunya saat ini telah dibangun pemecah gelombang untuk keamanan kapal nelayan yang tengah bersandar.

Usai doa dipanjatkan, ratusan warga di kawasan pantai langsung menyerbu gunungan berisi aneka hasil bumi. Mulai dari sayur mayur hingga buah-buahan.

Sementara itu, Salah seorang panitia, Sumarianto mengatakan sebagai puncak prosesi Larung Sembonyo adalah membawa sesaji dalam replika kapal tersebut ke tengah laut untuk dilarung. Prosesi larung itu diikuti oleh ratusan nelayan setempat.

"Ini adalah tradisi turun-temurun yang sudah dilakukan oleh para pendahulu kami. Intinya adalah sebagai bentuk rasa syukur kami karena selama setahun terakhir ini hasil ikan melimpah," katanya

Selain itu dalam tradisi yang dilakukan setiap bulan Suro dalam penanggalan Jawa, para nelayan juga berdoa semoga setahun ke depan hasil tangkapan tetap melimpah, serta aktivitas seluruh nelayan Pantai Popoh dijauhkan dari marabahaya.

"Upacara Sembonyo ini dibiayai secara patungan oleh para nelayan maupun pedagang ikan di Popoh,"ungkapnya (sar)