Road Show Bus KPK,Dua Hari Gelar Sosialisasi di Tulungagung

Iklan Semua Halaman

.

Road Show Bus KPK,Dua Hari Gelar Sosialisasi di Tulungagung

Selasa, 17 September 2019


TULUNGAGUNG,METRO Bupati Tulungagung Maryoto Birowo, bersama Forkopimda Tulungagung membuka kegiatan Roadshow Bus Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Jelajah Negeri ,Bangun Anti Korupsi serta Launching Kurikulum Pendidikan Anti Korupsi di Kabupaten Tulungagung yang dilaksanakan di GOR Lembupeteng,Tulungagung, Selasa (17/09/2019).

Korupsi merupakan penyakit yang merusak sendi kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Hal tersebut perlu adanya penindakan sekaligus upaya pencegahan. Kegiatan Roadshow Bus KPK Jelajah Negeri Bangun Anti Korupsi dan Launching Kurikulum Pendidikan Anti Korupsi merupakan salah satu upaya pencegahan yang dapat dilakukan untuk menekan tindakan korupsi.

Bupati Tulungagung Maryoto Birowo dalam sambutanya menyampaikan berkomitmen untuk tidak memberikan ruang terjadinya korupsi dalam upaya mewujudkan Good and Clean Goverment atau pemerintahan yang bersih dan berwibawa sehingga dapat melayani masyarakat dengan baik. Ia juga berharap melalui kegiatan ini dapat menjadi momen bagi Kabupaten Tulungagung untuk berubah kearah yang lebih baik.

"Kami berkomitmen untuk tidak memberikan ruang terjadinya korupsi dalam upaya mewujudkan Good and Clean Goverment", ungkap Maryoto Birowo

Bupati  menuturkan bahwa pendidikan Anti Korupsi sangat penting ditanamkan sejak dini kepada anak-anak. Hal tersebut penting untuk membentuk sebuah karakter yang positif ketika mereka telah menginjak dewasa kelak. Melalui pendidikan anti korupsi diharapkan kedepan anak-anak terbiasa berbuat jujur, disiplin, dan berintegritas dengan penerapan dalam kehidupan sehari-hari. "Pendidikan anti korupsi ini penting ditanamkan sejak dini kepada anak-anak, " ungkapnya

Sementara itu, penasehat KPK, M Tsani Annafari mengatakan, operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan KPK di Tulungagung berdampak positif. 

Menurutnya, ada perubahan yang lebih baik di internal Pemkab Tulungagung. satu diantaranya bupati telah mengeluarkan Peraturan Daerah (Perda) Anti Korupsi. 

"OTT KPK punya daya lentik, bukan hanya membuat takut, tapi juga semua menyadari untuk memperbaiki keadaan, " terang M Tsani

Lanjutnya, dari kota yang sudah dikunjungi KPK hanya ada dua daerah yang punya LHKPN 100 persen. yakni Tulungagung dan kabupaten Badung Bali

"Tahapan selanjutnya kita lihat saja, apakah hanya angka saja, atau jujur disampaikan apa adanya," terangnya

Dia berharap, perubahan yang dilakukan pemkab Tulungagung diteruskan. Pemkab diharapkan bekerjasama dengan tim koordinasi dan supervisi agar Tulungagung akan semakin baik. (sar)