Warga Kalimamggis Tagih Ganti Rugi Pembebasan Tol Cimanggis-Cibitung

Iklan Semua Halaman

.

Warga Kalimamggis Tagih Ganti Rugi Pembebasan Tol Cimanggis-Cibitung

Senin, 09 September 2019


BEKASI, METRO. Sejumlah warga Kp. Kalimanggis, Kel. Jatikarya, Kec. Jati Sampurna Kota Bekasi, datangi Pengadilan Negeri Kota Bekasi, untuk menagih haknya sebagai ahli waris atas ganti rugi pembebasan lahan jalan tol Cimanggis-Cibitung1. 

Kedatangan warga itu disambut oleh Humas PN Bekasi, Djuyamto SH. MH, Jurusita Haryanto, didampingi oleh Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes. Pol. Indarto dan Dandim Kota Bekasi, Letkol. Inf. Rama Pratama.

Dalam pertemuan itu warga yang didampingi kuasa hukumnya H. Dani Bahdani mengatakan secara yuridis bahwa dana konsinyasi itu  sudah sah milik warga, tidak ada alasan pengadilan lagi untuk menahan-nahan dana itu, adapun yang selama ini sebagai alasan PN Bekasi yaitu Peninjauan Kembali (PK) yang kedua yang diajukan (Purn) Ranzani, dkk dengan Nomor : W11.U5/3108/HT.04.10/VI/2018.PK tertanggal 8 Juni 2018,  itu sudah dicabut pada tanggal 11 April 2019 dengan No. 24/Akta. PK/Pdt/2016/PN.Bks, hal itu juga bertentangan dengan SEMA No. 7 Tahun 2014 tanggal 31 Deh 2014 jo. SEMA No. 10 Tahun 2009 tanggal 12 Juni 2009,

Pada kesempatan itu, H. Dani menyampaikan ke Ketua PN. Wayan Karya lewat humas PN Bekasi agar menyurati Dep. Hankam untuk tidak menguasai dan membangun diatas letak sitajaminan, sesuai berita acara Sita Jaminan No. 61/CB/2000/199/Pdt.G/2000/PN.Bks Tanggal 22 Nop 2000, karena itu adalah pelanggaran terhadap hukum, sebut H. Dani

Menanggapi tuntutan warga, humas PN Bekasi Djuyamto mengatakan dengan permohonan maaf kepada warga dimana seyokyanya Ketua PN Bekasi yang seharusnya menjelaskan hal ini, berhubung karena Ketua PN Bekasi berhalangan ke MA, namun pengadilan akan tetap akan konsisten untuk meyelesaikan permasalahan ini sesuai aturan yang berlaku.

Baca Berita :
Soleman Ditetapkan Sebagai Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bekasi

Muncul Usulan Nama Fraksi Madani dan Langitan di DPRD Kabupaten Bekasi

Anggota DPRD Kabupaten Bekasi, Asep Supria Atmaja Akan tetap Kritis Terhadap Kebijakan Kakaknya

" saya sudah menangkap aspirasinya dari para warga termasuk kuasa hukumnya dan kami dari pengadilan tentu dalam kapasitas yang bisa kita lakukan akan kita lakukan dengan maksimal dan tentu saja sesuai dengan ketentuan perundang undangan yang berlaku, dari pertemuan ini ada beberapa poin poin yang positif untuk saya dan akan kita lakukan solusi, warga ini kan  sudah menunggu lama, mereka pingin ada kepastian hukum, kita berharap agar kasusnya cepat putus sehingga ada kepastian bagi mereka, baik mengenai status tanah mereka maupun uang konsinyasi tadi, intinya mendorong  keputusan dari MA, sehingga dijadikan dasar pijakan oleh Pengadilan Negeri Bekasi untuk mencairkan uang konsinyasi tersebut", dan Djuyamto menyarankan ke kuasa hukum warga H. Dani Bahdani agar menyurati MA,  dengan tembusan ke PT, Kepengawasan dan ke PN, agar MA mempercepat putusannya, berdasarkan surat itu PN Bekasi akan menelusuri ke MA. Kata humas. 

Sementara itu Kapolres Metro Bekasi Kota menghimbau pada warga, agar tidak melakukan tindakan anarkis, karena perbuatan itu akan mengakibatkan perkara baru, untuk itu " saya siap membantu warga bila diperlukan saya siap untuk menghantar surat itu ke MA", kata kapolres (Bresman Sirait)