Jam Kerja Masih Keluyuran Ngopi di Warung, ASN Tulungagung Bakal Di Sanksi

Iklan Semua Halaman

.

Jam Kerja Masih Keluyuran Ngopi di Warung, ASN Tulungagung Bakal Di Sanksi

Kamis, 03 Oktober 2019


TULUNGAGUNG,METRO - Operasi pelajar oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) yang berjalan dua hari ini di Kabupaten Tulungagung telah selesai. Dalam waktu dekat, giliran Aparatur Sipil Negara (ASN) Jam Kerja Masih Keluyuran Ngopi di Warung, ASN Tulungagung Bakal Di Sanksi dilakukan razia oleh Satpol PP Kabupaten Tulungagung. 

Penertiban yang akan dilakukan Satpol PP terhadap ASN ini karena adanya aduan masyarakat terkait maraknya oknum ASN yang asik nongkrong di warung kopi di saat jam kerja. Aktifitas tersebut jelas tidak sesuai dengan Perda Tulungagung Nomor 7 tahun 2012 tentang penyelenggaraan kepentingan umum. Tugas kantor jadi terbengkalai, yang jelas telah merugikan masyarakat.

Kepala Satpol PP Tulungagung, Bagus Kuncoro,melalui Kepala Bidang Penegakan Perda dan Perbup, Kustoyo menerangkan,adanya pengaduan dari masyarakat, kami menyikapi dan akan menindak lanjuti pengaduan tersebut, terkait adanya ASN berseragam yang sedang ngopi saat jam kerja, belanja makanan di warung atau belanja di  swalayan, dengan berbagai alasan, ini sudah menyalahi aturan, padahal mereka ada jam istirahat.

"Bagi ASN dan tenaga kontrak yang terjaring razia, akan ditindak sesuai aturan. Kemudian akan kami laporkan ke OPD masing-masing untuk membuat surat pernyataan lalu ditandatangani. Bila dalam operasi selanjutnya kedapatan dan diulangi lagi, maka kami akan memberikan sanksi tegas dengan memberikan surat pernyataan dan kami serahkan ke Inspektorat," terang Kustoyo, Kamis (3/10/2019) 

Perlu diketahui, Aparatur Sipil Negara (ASN) digaji oleh negara, harus melayani  masyarakat dengan baik, jika ingin keluar harus ada surat izin dari pimpinan, seperti keluar untuk foto copy atau belanja alat tulis kantor (ATK).

"Seluruh ASN  dan tenaga kontrak yang kedapatan dalam razia akan tetap diamankan serta ditindak lanjuti sesuai aturan yang berlaku," pungkasnya. (sar)

Baca Berita :
Diduga Konsleting, Minibus di Tulungagung Ludes Terbakar