Proyek Jaling Desa Sukamahi Disorot

Iklan Semua Halaman

.

Proyek Jaling Desa Sukamahi Disorot

Sku Metropolitan
Rabu, 23 Oktober 2019


BOGOR, METRO- Proyek pembangunan jalan lingkungan di Kampung Nagrog, Desa Sukamahi, Kecamatan Megamendung tengah menjadi sorotan masyarakat. Pasalnya, pihak pelaksana proyek belum memasang papan kegiatan di lokasi proyek yang menggunakan Dana Desa (DD).
Proyek pembangunan jalan lingkungan sepanjang 1.800 meter yang menelan anggaran Rp180 juta itu, wajib dipasang papan proyek sesuai peraturan UU Nomor 14, tentang keterbukaan informasi public, tutur, Isman, warga Kampung Nagrog kepada Metropolitan di lokasi proyek (18/10)
Selain UU KIP, lanjut Isman, ada beberapa aturan lain yang mempertegas tentang transparansi pelaksanaan program pemerintah. Seperti Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 29/PRT/M/2006 (Permen PU 29/2006).
tentang Pedoman Persyaratan Teknis Bangunan Gedung.
Ditempat terpisah, Kasi, ekonomi dan pembangunan (Ekbang) Kecamatan Megamendung, Agus Sandi memaparkan, seluruh proyek DD harus transparan. Jika proyek jalan lingkungan itu dikerjakan oleh pihak ketiga maka wajib dipasang papan proyek.
“Seharusnya papan proyek jalan lingkungan itu dipasang sebelum kegiatan dimulai. Juga pembangunan tersebut adalah kewenangan pejabat sementara (Pjs), bukan kepala desa yang sudah tidak lagi menjabat, karena memang jabatannya itu sudah habis,” tuturnya.
Sementara itu Sekertaris Asosiasi Perangkat Desa Seluruh Indonesia,(Apdesi) Kabupaten Bogor, Ismail menjelaskan, permasalahan tersebut merupakan tanggung jawab PJS.
Ia bertanggung jawab atas kegiatan DD yang sedang berlangsung di Desa Sukamahi, karena kewenangan PJS sama dengan kepala desa.
“Jadi Pjs memang harus bertanggung jawab terhadap DD yang sedang berlangsung. Termasuk tidak adanya papan proyek,”jelasnya.
Dikonfirmasi terpisah, Staf Bagian Keuangan Desa Sukamahi, Saepul , beralasan belum dipasangnya papan proyek jalan lingkungan itu lantaran baru dua hari pekerjaan berjalan dan yang membuat perjanjian adalah TPK dan penyedia jasa,” tuturnya. (Gultom)