Diduga Atur Skor, Satgas Mafia Bola Menangkap Wasit dan Manager Persikasi

Iklan Semua Halaman

.

Diduga Atur Skor, Satgas Mafia Bola Menangkap Wasit dan Manager Persikasi

Sku Metropolitan
Selasa, 26 November 2019

JAKARTA, METRO - Satuan tugas (satgas) Mafia Bola Polda Metro Jaya telah berhasil mengungkap dan menangkap 6 (Enam) Orang, di duga melakukan tindak pidana suap atau Mach Fixing terkait  pengaturan skor pertandingan sepak bola liga 3 dalam laga perses (sumedang) Vs Persikasi (Bekasi).

Adapun surat penangkapan sesuai dengan surat Perintah Kapolri, Nomor: Sprin/2222/VIII/HUK.6.6/2019, tanggal 7 Agustus 2019, dan Laporan Polisi Nomor : LP/05/XI/2019Satgas, tanggal 23 Oktober 2019.

Karopenmas Humas Mabes Polri, Brigjen (Pol) Argo Yuwono mengatakan, Senin 25 November 2019, pihaknya telah menangkap dan menahan sebanyak enam orang tersangka atas kasus tersebut.

"Enam tersangka sudah diamankan dan sementara ditahan di Polda metro jaya," kata Argo di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa (26/11/2019).

Dia mengungkapkan, pertandingan Sepak Bola Liga 3 antara Perses (Sumedang) VS Persikasi (Bekasi) berlangsung pada Rabu tanggal 6 November 2019 di Stadion Ahmad Yani, Sumedang, Jawa Barat. Ketika itu, ada dugaan adanya tindak pidana suap dari manajemen Persikasi.

"Berdasarkan Informasi masyarakat, pengamatan pertandingan dan hasil penyelidikan diketahui adanya dugaan tindak pidana suap dari pengurus Club Sepak Bola Persikasi (Bekasi) dengan memberikan sejumlah Uang ke perangkat wasit pertandingan antara Perses (Sumedang) VS Persikasi (Bekasi) dalam rangka untuk memenangkan Club Persikasi (Bekasi)," katanya.

Alhasil, kata dia, pertandingan itu dimenangkan oleh klub Persikasi dengan keunggulan tipis dari lawannya Perses.

"Pertandingan tersebut dimenangkan oleh Persikasi (Bekasi) dengan skor akhir 3-2," ungkapnya.

Keenam orang tersangka yang ditahan orang tersebut adalah  DSP  sebagai Wasit utama, BTR  dan HR sebagai Manajemen persikasi Bekasi), MR sebagai perantara), SHB sebagai Manajer tim persikasi Bekasi), DS sebagai Komisi Penugasan Wasit ASPROV  PSSI Jawa Barat ). Mereka dijerat melanggar Pasal 2 dan Pasal 3 UU No. 11 Tahun 1980 dan atau Pasal 55 KUHP.

Adapun penangkapan dipimpin langsung oleh Dirreskrimum PMJ selaku Kasubsatgas Gakkum AMB Kombes Pol Suyudi Aryo Seto, Wadirreskrimum PMJ AKBP Dedi Murti Kasubdit Kamneg dan Kompol Dwi Asih Wiyatputera dan Tim Subdit Kamneg Ditreskrimum PMJ.

 Semi final Liga 3 Seri I Jawa Barat,  Persikasi Vs Perses Sumedang

Diketahui bahwa pertandingan, Hasil akhir semifinal Leg kedua Liga 3 seri 1, Persikasi melaju ke final setelah menang 2-3 atas Perses Sumedang di Stadion Ahmad Yani, Rabu (6/11/2019). Dari hasil ini, Persikasi unggul agregat 4-2 atas Perses.

Sebelumnya, pertandingan tanggal 02 November 2019 pada leg pertama yang berlangsung di Stadiun Wibawa Mukti, Persikasi hanya menang 1: 0 atas Perses Sumedang.


Pertandingan babak pertama,  tuan rumah Perses Sumedang berhasil membuat Persikasi kewalahan serang cepat Perses berbuah hasil menit 44′ babak pertama Persikasi kebobolan skor 1-0.Hingga wasit meniupkan peluit tanda berakhirnya babak pertama, kedudukan   berubah.

Di Babak kedua, Perses yang bermain dikandang sendiri, dengan skema cepat yang mereka bangun dari babak pertama berhasil menambah keunggulan, menit 46′ skor bertambah untuk ke unggulan Perses 2-0. 

Persikasi, yang hadir di Stadion Ahmad Yani, akhirnya mampu merubah kedudukan di menit 64’ menjad 2:1 dan gol penyeimbang di menit 67, sehingga skor berubah 2-2.

Berhasil menyamakan kedudukan, babak kedua 90 menit tambahan waktu, Persikasi berhasil merubah keunggulan di menit 92′ skor berubah 2-3 sampai wasit meniup tanda berakhirya pertandingan. (Martinus)


Baca Berita :