Gelar Apel Siaga Bencana, Bupati Bekasi: Kurangi Dampak Bencana Melalui Mitigasi Bencana

Iklan Semua Halaman

.

Gelar Apel Siaga Bencana, Bupati Bekasi: Kurangi Dampak Bencana Melalui Mitigasi Bencana

Sku Metropolitan
Selasa, 26 November 2019


BEKASI, METRO - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi mengadakan Apel Siaga Bencana Tingkat Kabupaten Bekasi Tahun 2019 di Plaza Pemkab Kabupaten Bekasi, Kecamatan Cikarang Pusat, Selasa (26/11/2019.
Bupati Bekasi Eka Supria Atmaja mengatakan, tujuan pelaksanaan apel siaga bencana untuk mensinergikan seluruh elemen masyarakat, pemerintah dan pihak swasta dalam menghadapi bencana dan upaya mitigasi bencana.
Eka menuturkan, salah satu cara untuk mengurangi dampak bencana adalah melalui mitigasi bencana. Mitigasi adalah serangkaian upaya untuk mengurangi risiko bencana. Baik melalui pembangunan fisik, maupun penyadaran dan peningkatan kapasitas dalam kemampuan menghadapi bencana.
“Oleh karena itu, saya berpesan kepada jajaran BPBD Kabupaten Bekasi beserta instansi terkait agar terus meningkatkan upaya mitigasi bencana. Caranya dengan terus melakukan kegiatan sosialisasi dan pemberdayaan masyarakat,” ungkapnya.
Eka mengatakan, penanganan bencana menjadi tanggung jawab semua pihak. Tidak hanya pemerintah saja, namun semua pihak, dunia usaha dan masyarakat. Termasuk insan pers agar dapat memberikan informasi yang baik kepada seluruh masyarakat.
“Dalam penanganan bencana ini perlu dibangun pula kebersamaan dan kerjasama dari seluruh pihak yang terlibat. Sehingga dapat mengurangi dampak dan risiko akibat bencana. Karena tim BPBD tidak bisa bekerja sendiri tanpa ada dukungan dan peran serta dari seluruh elemen dan lapisan masyarakat,” katanya.
Untuk diketahui, terdapat paradigma baru penanggulangan bencana. Yaitu bersifat responsif sekarang menjadi bersifat prefentif (pencegahan), dari bersifat sektoral menjadi multisektoral (melibatkan semua komponen), dan dari inisiatif pemerintah menjadi tanggung jawab bersama masyarakat dan swasta.

Berita Terkait :
Pemkab Bekasi Antisipasi Bencana di Musim Penghujan 
Berdasarkan paradigma baru tersebut, upaya pengurangan risiko bencana merupakan hal prioritas. Untuk pelaksanaannya seperti mengindentifikasi dan meningkatkan peringatan dini, harus kreatif inovatif, cerdas dalam membangun dan menciptakan budaya keselamatan, serta ketahanan di semua tingkat.
“Kemudian meminimalisasi faktor-faktor risiko yang dapat menimbulkan kerugian. Serta memperkuat kesiapsiagaan dan ketangguhan dalam penanggulangan bencana,” katanya.
Eka berharap kegiatan apel siaga bencana secara terpadu antara pemerintah, masyarakat dan dunia usaha dapat mewujudkan ketangguhan Kabupaten Bekasi. Khususnya dalam menghadapi bencana dan memberikan rasa nyaman kepada masyarakat secara umum.
“Teruslah berjuang. Membangun kerjasama, koordinasi dengan seluruh stakeholder demi tugas kemanusiaan yang sangat mulia,” ujarnya. ( Ely)

Baca Berita :
Pemkab Bekasi Akan Kembangkan Destinasi Konsep Wisata Swafhoto Taman Pelangi