IKAHI Wujudkan Pelayanan Peradilan Berbasis Tehnologi Informasi

Iklan Semua Halaman

.

IKAHI Wujudkan Pelayanan Peradilan Berbasis Tehnologi Informasi

Kamis, 07 November 2019



BEKASI, METRO- Ikatan Hakim Indonesia (IKAHI) adalah merupakan organisasi profesi Hakim dari 4 (empat) lingkungan peradilan Indonesia yaitu lingkungan peradilan umum, peradilan agama, peradilan Tata Usaha Negara (TUN) dan peradilan militer.

Mahkamah Agung Republik Indonesia, Prof. Dr. M. Hatta Ali, SH., MH, membuka secara resmi acara Musyawarah Nasional (Munas) Ikatan Hakim Indonesia (IKAHI) ke XIX di Hotel Inter Continental, Bandung, pada Selasa malam (05/11).

Acara yang diikuti oleh 209 peserta yang berasal dari Pengurus Pusat, Pengurus Daerah dan Peninjau serta mantan pimpinan dan anggota IKAHI mengusung tema “Dengan Semangat Munas ke-XIX, IKAHI Bertekad Mewujudkan Organisasi Modern Untuk Pelayanan Peradilan Berbasis Teknologi Informasi”.

Setelah melalui proses pemilihan yang demokratis dalam Munas tersebut Dr. H. Suhadi. SH.MH yang juga sebagai Ketua Kamar Pidana MA RI akhirnya terpilih sebagai Ketua Umum PP IKAHI  dan juga sekaligus sebagai ketua formatur untuk kepengurusan masa bhakti 2019 - 2022.

Dr. H. Suhadi SH. MH meraih suara mutlak dengan 114 suara sah dari 165 suara peserta yang mewakili seluruh utusan pengurus daerah IKAHI se-Indonesia, perolehan suara disusul Syamsul Maarif, SH. LLM dengan 17 suara sah, kemudian Dr. H. Amran Suadi,SH.MH meraih 9 suara sah dan berikutnya Dr.Purwosusilo meraih 7 suara sah.

Dengan dilaksanakannya Munas IKAHI merupakan forum tertinggi dalam organisasi profesi hakim satu2nya di Indonesia, di mana agendanya selain memilih kepengurusan baru, juga melaksanakan perubahan dan penyesuaian AD/ART serta pembahasan program-program yang diusulkan oleh peserta Munas. 

Selanjuntya kata Djuyamto dalam siaran persnya di Media Centre Kota Bekasi menyebutkan bahwa ketua umum terpilih akan sekaligus menjadi ketua formatur bersama-sama dengan 3 ( tiga ) peraih suara tertinggi yang sah akan segera menyusun kepengurusan selanjutnya.

Dengan terpilihnya Dr.Suhadi, SH.MH sangat disambut gembira oleh para peserta Munas, karena diharapkan akan dapat melanjutkan program-program dalam masa bhakti 2016-2019 yang belum selesai.

IKAHI harus menjadi wadah bagi para hakim untuk selalu memperbarui profesionalitasnya. Peningkatan kemampuan dan keterampilan hakim di luar hal-hal teknis yustisial yang mempengaruhi perkembangan bidang teknis yustisial dapat diwadahi IKAHI untuk melayani anggotanya. " sebut humas PN Djumyanto. (Bresman Sirait)