Kapolrestro Bekasi Kota Perintahkan Jajaranya lakukan Operasi Sikat

Iklan Semua Halaman

.

Kapolrestro Bekasi Kota Perintahkan Jajaranya lakukan Operasi Sikat

Jumat, 08 November 2019


BEKASI, METRO, Sebanyak 24 orang pelanggar ketertiban umum mengikuti sidang tindak pidana ringan (tipiring) di Pengadilan Negeri Kota Bekasi Kota, Jumat  (8/11/2019).

Sidang dari 15 berkas perkara tipiring tersebut, dipimpim 4 (empat) Hakim tunggal masing-masing, Hakim Slamet  Setia Utomo SH, Marper Pandiangan SH, MH, Sofia Marlianti Tambunan SH. MH, dan Frans Sihaloho SH.MH. serta dibantu masing-masing Panitera Pengganti. 

Atas Perintah Kapolres Metro Kota Bekasi Kombes Dr. Indarto dengan (operasi sikat) kepada jajarannya untuk mengamankan para pelaku yang diduga melakukan pelanggaran ketertiban umum, terdiri dari para pengamen, pelaku parkir liar dan kejahatan jalanan (pak ogah) 

Dari 7 Polsek Kota Bekasi melakukan Operasi Sikat 7/11 kemarin telah berhasil mengamankan 24 orang yang diduga melakukan pelanggaran ketertiban umum diwilayah hukumnya, yaitu Polsek Jatiasih, menangkap 7 orang dan Kuasa Jaksa Penuntut Umum (JPU) Iptu Karna SH, Polsek Bekasi Timur, 2 orang dan kuasa JPU Arfa. Polsek Bekasi Kota, 6 orang dan kuasa JPU, Iptu Kusdiono, Polsek Bekasi Utara, 2 Orang dan kuasa JPU Iptu Bahrudin, Polsek Pondok Gede, 3 Orang dan kuasa JPU, Ipda Slamet, Polsek Medan Satria, 2 Orang dan kuasa JPU, Iptu Sumaryono serta Polsek Bekasi Selatan, ditangkap 3 orang dan kuasa JPU, Iptu Musdianto. 

Mereka ditangkap para Poksek, karena para tersangka diduga telah melanggar ketertiban umum dan dianggab telah mersahkan masyarakat pada umumnya, sebagai mana diatur dalam pasal 504 KUHP  dengan ancaman 6 minggu kurungan. 

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya para pelanggar ketertiban umum dituntut oleh masing-masing Kuasa JPU 1 bulan kurungan dan divonis oleh masing-masing Hakim tunggal selama 3 hari kurungan kepada setiap pelanggar karena telah bersalah melakukan tindak pidana pelanggaran ketertiban umum sebagai mana diatur dalam pasal 504 KUHP. 

Pada sidang yang dipimpin Hakim tunggal Marper pandiangan SH.MH berpesan bagi para pelaku untuk tidak mengulangi perbuatannya dan disarankan untuk mencari pekerjaan lain yang tidak bertentangan dengan hukum serta menyarankan pada penyidik  sebagai saksi untuk tetap proaktif dalam menjaga ketertiban dalam mewujudkan tata kehidupan Kota Bekasi yang tertib, tentram, nyaman, bersih dan indah, saran hakim Marper. (Bresman Sirait)