Kegotongroyongan dan Kekeluargaan Pondasi Pembangunan Kabupaten Bekasi

Iklan Semua Halaman

.

Kegotongroyongan dan Kekeluargaan Pondasi Pembangunan Kabupaten Bekasi

Selasa, 05 November 2019


BEKASI,METRO - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi melakukan Pencanangan Bulan Bakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) Ke-16, di Lapangan Desa Mekarsari, Kecamatan Tambun Selatan, Selasa (5/11/2019).

Asisten Daerah (ASDA) I Kabupaten Bekasi, Juhandi mengatakan, tujuan kegiatan ini untuk menggerakan peran aktif masyarakat melalui kebersamaan, kekeluargaan dan gotong royong. Serta swadaya masyarakat dalam kehidupan.

Juhandi menuturkan, dalam konteks kekinian, semangat kegotongroyongan dan keswadayaan masyarakat perlahan mulai luntur. Sehingga hal tersebut harus menjadi perhatian bersama.

“Saya menilai semangat kebersamaan, kekeluargaan dan kegotongroyongan harus kita bangun kembali. Ini tentunya sesuai dengan tema kegiatan ini yaitu Dengan Bulan Bakti Gotong Royong Masyarakat Kita Dayagunakan Peran Lembaga Kemasyarakatan Desa Sebagai Mitra Pemerintah Desa,” ungkapnya.

Untuk mewujudkan itu, perlu adanya penguatan fundamental sosial budaya masyarakat Kabupaten Bekasi.

“Caranya melalui penguatan nilai kegotongroyongan dan kekeluargaan sebagai pondasi pembangunan Kabupaten Bekasi,” ujarnya.

Sementara itu, Camat Tambun Selatan Junaefi mengatakan, salah satu upaya yang dilakukan pihaknya untuk bergotong royong adalah dengan berkoordinasi bersama Muspika serta perangkat desa.

“Guna mewajibkan masing-masing lingkungan di Kecamatan Tambun Selatan untuk membentuk bank sampah. Serta menyadarkan masyarakat untuk belajar mengelola sampah,” ungkapnya.

“Ya salah satu upaya kita untuk melestarikan budaya gotong royong adalah dengan mengajarkan masyarakat bagaimana membentuk bank sampah dan mengelola sampah dengan benar,” lanjutnya.

Untuk mewujudkan itu, Junaefi berencana menggandeng Dinas Pendidikan Kabupaten Bekasi. Khususnya untuk kegiatan sosialisasi gerakan ‘0’ sampah

“Jadi akan mewajibkan sekolah-sekolah agar muridnya membawa tempat minum dan tempat makan sendiri dari rumah. Sehingga dapat mengurangi sampah plastik,” katanya.

BBGRM tingkat Kabupaten Bekasi diikuti 20 desa dari 23 kecamatan. Penilaian kegiatan ini sudah dilakukan sejak September 2019 lalu.

Kriteria penilaian BBGRM kali ini adalah kegiatan gotong royong melalui siskamling, kegiatan kebersihan melalui kerja bakti dan kegiatan pemerintahan melalui kebersamaan unsur pemerintah desa.

Pemenang BBGRM kali ini adalah Desa Pantaibakti, Kecamatan Muara Gembong. Di posisi kedua Desa Mekarsari, Kecamatan Tambun Selatan. Sedangkan posisi ketiga Desa Mekarjaya, Kecamatan Kedungwaringin. (Ely)

Baca Berita :