Pemkab Bekasi Akan Membuat Regulasi Mempertahankan Lahan Pertanian

Iklan Semua Halaman

.

Pemkab Bekasi Akan Membuat Regulasi Mempertahankan Lahan Pertanian

Sku Metropolitan
Kamis, 21 November 2019

BEKASI, METRO - Bupati Bekasi Eka Supria Atmaja akan membuat regulasi untuk mempertahankan lahan pertanian. Sehingga lahan subur tidak akan diubah peruntukkannya. Jadi daerah-daerah yang memungkinkan akan kita pertahankan dengan melihat potensi tanah pertanian yang masih subur,” kata Eka di sela kegiatan panen raya di Desa Lenggahjaya, Kecamatan Cabangbungin, Kamis (21/11/2019).

Perlunya regulasi tersebut karena belakangan ini ramai isunsoal areal pertanian yang semakin menyempit karena pembangunan industri dan perumahan.

Bupati Bekasi  mengatakan, hasil panen raya kali ini patut disyukuri. Karena panen raya ini terjadi di tengah isu alih fungsi lahan dan musim kemarau yang panjang.

“Hasil panen tahun ini sungguh luar biasa. Tentu saja ini merupakan pendapatan yang maksimal. Ini kita dapatkan karena kita selalu mendapat penyuluhan dari Dinas Pertanian sehingga hasil panennya dapat maksimal,” ungkapnya kepada awak media.

Pada kesempatan itu, Eka juga menyinggung soal peralatan pertanian yang semakin berkembang dan mutakhir. Ia berharap petani dapat memahami bagaimana menggunakan peralatan tersebut sehingga kegunaannya dapat dimanfaatkan dengan baik.

“Saya berharap petani sudah menjadi petani yang modern. Jangan sampai alatnya sudah ada tapi tidak dapat menggunakannya. Peralatan pertanian yang sudah berkembang dan mutakhir ini dapat meningkatkan hasil pertanian untuk menjadi lebih baik lagi,” katanya.

Hingga Oktober 2019, produksi padi di Kabupaten Bekasi mencapai 366.354 ton GKG atau setara dengan 234.457 ton beras. Ada tiga kecamatan penyumbang produksi padi terbesar, yakni Sukakarya, Cabangbungin dan Pebayuran.

Camat Cabangbungin, Taufiqurohman berharap wilayahnya bisa terus memberikan sumbangsih terhadap swasembada pangan. Khususnya di wilayah Kabupaten Bekasi.

Pada kegiatan ini juga dilakukan pemberian bantuan kepada petugas pertanian dan petani. Bantuan tersebut berupa peralatan pertanian seperti benih, cultivator (traktor bajak sawah) dan power thresher (mesin perontok padi). (Ely)

Baca Berita :