Acara Syukuran WBK PN Bekasi

Iklan Semua Halaman

.

Acara Syukuran WBK PN Bekasi

Kamis, 19 Desember 2019


BEKASI METRO - Dipenghujung tahun 2019 ini, PN Bekasi dianugerahi Wilayah Bebas Korupsi (WBK) oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Repormasi Birokrasi tentulah dapat disyukuri dan diapresiasi.

Dengan acara syukuran Wilayah Bebas Korupsi (WBK) yang dikemas lebih santai agar lebih terjalin keakraban sesama hakim, panitera dan pegawai yang tergabung keluarga besar PN Kota Bekasi, digelar di Hotel Harris Sumarecon Kota Bekasi, Rabu, 18/12-2019

Sementara acara sebelumnya di tempat yang sama yaitu pembahasan tentang Program Dharmayukti Karini tahun 2020, yang  beranggotakan Para Hakim Wanita, Istri Para Hakim, Istri Para Pejabat Fungsional / Struktural, Para Karyawati dan Istri Para Karyawan di Mahkamah Agung, Peradilan Umum, Peradilan Agama, Peradilan Tata Usaha Negara, dan Peradilan Militer di Seluruh Indonesia.

Yang bertujuan dapat mempersatukan ibu-ibu di MA dan seluruh badan peradilan Indonesia, untuk menjalin keterpaduan dalam langkah dan gerak kegiatan, menumbuh-kembangkan rasa kebersamaan dan mempererat rasa persatuan dan kesatuan serta
meningkatkan kesadaran berorganisasi sesama anggota, demikian dikatakan humas PN Bekasi Beslin Sihombing.

Dalam acara syukuran WBK itu dihadiri Ketua PN Jakarta Utara, Amin Ismanto SH. MH dan beberapa hakim, juga dirangkai dengan Ulang Tahun dan pelepasan hakim Djuyamto yang pindah tugas menjadi Humas di PN Jakarta Utara dan Junto Safarillo H Tampubolon menjadi Wakil Ketua PN Situbondo, Jawa Timur serta Sumiati, panitera pengganti yang telah memasuki purna bakti.

Ketua PN Bekasi, Wayan Karya dalam sambutannya menjelaskan bahwa Zona Integritas merupakan miniatur pelaksanaan reformasi birokrasi yang dirancang untuk membangun program reformasi birokrasi sehingga mampu mengembangkan budaya kerja birokrasi yang anti korupsi, berkinerja tinggi dan memberikan pelayanan publik yang berkualitas.

Ia menambahkan akan terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat hingga dapat meraih predikat Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM). “Saya sangat bangga pada keluarga besar PN Kota Bekasi yang telah berhasil meraih predikat WBK, mari kita pertahankan apa yang sudah kita dapat ini dan kita tingkatkan lagi pelayanan kepada masyarakat denga cinta kasih,” ajak Wayan Karya.

Menurutnya selama memimpin PN Kota Bekasi, rumus yang digunakan selalu menghindari marah-marah dan lebih pokus melakukan pendekatan serta memberikan kepercayaan, namun tetap sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP) yang ada, juga menekankan agar seluruh hakim, panitera dan pegawai pengadilan mengutamakan kepentingan umum daripada kepentingan pribadi atau golongan.

“Kita harus terbuka kepada masyarakat. Sumpah jabatan yang kita ucapkan adalah mengutamakan kepentingan umum daripada kepentingan pribadi atau golongan,” katanya.

Sementara Djuyamto dalam kesan dan pesannya mengatakan, tidak ada keberhasilan yang bisa diraih tanpa kerjasama dari semua karyawan, hakim, panitera bahkan pegawai honorer di PN Kota Bekasi, juga para awak media sambut mantan humas. 

Menurutnya, sejak dia diberi tugas sebagai humas PN Kota Bekasi terus memberikan semangat kepada semua pegawai, bahkan berkat
kerjasama dan peran serta semua pihak termasuk pegawai honorer di PN Kota Bekasi akhirnya berhasil meraih predikat WBK.

“Ketua terus memberikan kepercayaan dan semangat kepada semua pegawai, termasuk kepada saya sebagai humas, adalah sebuah tantangan berat buat saya, tapi berkat kerjasama dan saling mensupport, kehumasan itu bisa berjalan dengan baik,” ujar Djuyamto sambil meneteskan air mata karena terharu, menerima kenang-kenangan khusus dari karyawan honorer berupa foto bersama dalam karikatur. 

Sementara humas Beslin Sihombing  berharap kepada keluarga besar PN Kota Bekasi terus meningkatkan kerjasama dan komitmen untuk meraih predikat WBBM. “Saya berharap kerjasama yang sudah terbangun selama ini supaya lebih ditingkatkan, mudah-mudahan kehumasan ini bisa saya jalankan dengan baik sehingga pelayanan masyarakat pencari keadilan dapat lebih meningkat lagi,” harapnya. (Bresman Sirait)