Menulis Karya Ilimiah Kebutuhan Sangat Yang Esensial Bagi Guru

Iklan Semua Halaman

.

Menulis Karya Ilimiah Kebutuhan Sangat Yang Esensial Bagi Guru

Sku Metropolitan
Jumat, 06 Desember 2019
Wakil Bupati (Wabup) Way Kanan Edward Antony



WAY KANAN, METRO - Kabupaten Way Kanan sedang gencar-gencarnya berusaha menorehkan prestasi baik di tingkat Provinsi maupun Nasional sebagai salah satu indikator Way Kanan yang maju dan berdaya saing. Hal ini seharusnya menjadi  tantangan bagi guru untuk meningkatkan kompetensinya dalam mewujudkan  publikasi ilmiah terhadap perubahan paradigma mengajar yang dilakukannya.


Demikian hal tesebut disampaikan Wakil Bupati (Wabup) Way Kanan Edward Antony dalam sambutannya saat membuka pelatihan Guru menulis yang diselenggarakan oleh PGRI  Cabang kecamataan Umpu, Kasui dan Rebang Tangkas, Juma,t (6/12).


“Karya ilmiah yang dihasilkan guru menunjukkan bahwa yang bersangkutan sudah melakukan Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB) sebagai tuntutan peningkatan profesionalitasnya sebagai pendidik yang berkulitas,” tutur Wabup.


Wabup, mengatakan bahwa hal ini tertuang dalam Peraturan Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MENPAN-RB) Nomor 16 Tahun 2009 tentang Jabatan Fungsional Guru dan Angka Kreditnya,  bahwa pengembangan keprofesian berkelanjutan merupakan  pengembangan kompetensi guru yang dilaksanakan sesuai dengan kebutuhan, bertahap, berkelanjutan untuk meningkatkan profesionalitasnya yang meliputi Pengembangan Diri, Publikasi Ilmiah, dan Karya Inovatif. Hal ini dilakukan melalui sistem pembinaan dan pengembangan keprofesian guru berkelanjutan yang dikaitkan  dengan perolehan angka kredit jabatan fungsional.


“Menulis karya ilmiah yang terpublikasi sebagai kebutuhan yang sangat esensial bagi guru,” kata Wabup.


Karena itu, Guru tidak dapat mengelak dari tuntutan ini karena terkait dengan profesionalnya seorang guru. Dengan membuat karya tulis ilmiah dan melakukan publikasi ilmiah, guru memiliki wawasan tentang pendidikan dan dapat mengupas masalah-masalah dalam pembelajaran, mengenali potensi diri, memperluas cakrawala, mendorong seseorang belajar aktif, dan membiasakan seseorang berfikir, dan berbahasa secara tertib. 


“Mudahan dari kegiatan kita pada hari ini akan memberikan manfaat bagi guru-guru dalam melaksanakan pengabdian dan karirnya dibidang pendidikan di Kabupaten Way Kanan,” kata Wabup.

Diakuinya, masih banyak guru yang belum mampu meningkatkan kualitas pembelajarannya dengan kecenderungan penggunaan metode mengajar yang monoton, juga hasil Uji Kompetensi Guru (UKG) 2015 dan Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB) 2017 yang masih rendah dari target yang ditetapkan 


Selain itu, kemampuan guru menulis karya ilmiah masih rendah sehingga guru sulit untuk memenuhi kenaikan pangkat tepat waktu yang terkendala karena tidak terpenuhinya nilai dari unsur publikasi ilmiah dan karya inovasi (PIKI).


“Fenomena di atas  semestinya menjadi kajian guru selaku pendidik profesional dengan menghimpunnya dalam karya tulis ilmiah yang terpublikasi. Di samping itu, publikasi ilmiah merupakan salah satu  wadah untuk mengkomunikasikan karyanya dan kemampuan mendidik kepada khalayak umum dan khususnya komunitas guru.,” ucap Wabup.


Oleh karena itulah Pelatihan Guru menulis hari ini, Kata Wabup dapat memberikan penjelasan mengenai karya tulis ilmiah yang mudah-mudahan dapat menambah pengetahuan dan pemahaman tentang jenis-jenis karya tulis ilmiah/publikasi ilmiah. ( Efendi)