Pembangunan SPAM Disinyalir Menyimpang Dari KAK

Iklan Semua Halaman

.

Pembangunan SPAM Disinyalir Menyimpang Dari KAK

Sku Metropolitan
Selasa, 03 Desember 2019


BEKASI, METRO- Pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) di Desa Lengah Jaya, Kecamatan Cabangbungin, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, disinyalir dikerjakan asal-asalan. Papan nama proyek seharusnya dipasang ditempat yang mudah dilihat, tetapi dipasang disalah satu tempat di belakang gedung yang susah dilihat. Hal itu dikatakan Ketua LSM Peduli Anak Bangsa Drs. Holder S, Rabu (26/11).

Holder S menjelaskan, biaya pembangunan SPAM di Kecamatan Cabangbungin  sebesar Rp. 5.301.503.620, dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun anggaran 2019. Kuasa pengguna anggaran adalah Kepala Dinas PUPR Kabupaten Bekasi.

“Kami menduga proyek pembangunan SPAM tersebut tidak sesuai dengan Kerangka Acuan Kerja (KAK). Hal itu terbukti dengan tidak dipasangnya papan nama proyek di lokasi yang mudah dilihat atau di lokasi proyek. Papan proyek segaja disembunyikan di belakang salah satu bangunan dekat tembok. Selain itu, para pekerja tidak menggunakan K3, sesuai dengan aturan yang telah tertuang dalam KAK,” kata Holder.
Menurutnya, pengguna anggaran harus mengawasi pembangunan SPAM tersebut, karena pemerintah telah mengalokasikan anggaran Miliaran rupiah untuk kebutuhan air bagi masyarakat, jangan hanya pelaksana pekerjaan yang dapat menikmati keuntungan dari hasil kerja tanpa memperhatikan kwalitas dan kepentingan mayarakat, tuturnya.
Pengamatan wartawan di lapangan, pengawas dari pengguna anggaran tidak ada di lapangan, begitu juga tenaga teknis. Beberapa pekerja mengatakan, kami tidak mengenal pengawas dari Pemda, kami hanya pekerja yang disuru oleh mandor, katanya. (dpt/karsim)


Baca Berita :