Perayaan Natal SMPN 3 Tamsel Penuh Hikmat

Iklan Semua Halaman

.

Perayaan Natal SMPN 3 Tamsel Penuh Hikmat

Sku Metropolitan
Senin, 16 Desember 2019


BEKASI, METRO- Keluarga Besar SMP Negeri 3 Tambun Selatan (Tamsel), Kabupaten Bekasi, mengadakan perayaan Natal Sekolah (16/12) di Gereja POUK, Graha Prima Desa Mangunjaya,  berjalan sukses penuh hikmat.

Acara tersebut dipandu oleh Erika Julinar Nababan. S. Pd. K, dengan Thema Natal : “Jangan Menjadi Serupa dengan Manusia”  Subthema: “ Janganlah kamu serupa dengan dunia ini, tetapi berubahlah dengan pembaharuan budimu, sehingga kamu dapat membedakan manakah kehendak Allah: Apa yang baik, yang berkanan kepada Allah dan yang sempurnan” (Roma 12 : 2).

Perayaan Natal berlangsung khidmat ini dihadiri sekitar 300 undangan dari kalangan murid dan orangtua siswa.

Erika menuturkan, tujuan acara ini adalah, untuk mempererat rasa kebersamaan dan persaudaraan antara siswa- siswai SMP Negeri 3 Tambun Selatan, agar siswa-siswi memiliki karakter dan moralitas seperti, yang Tuhan yesus ajarkan, karena pada hakikatnya, manusia diciptakan allah serupa dan segambar dengan Allah, khususnya dalam sifat dan karekternya, tuturnya. 

Sementara itu Pdm.Jenny Nurcahaya saragi, S.Pd.K, makna Natal adalah memperoleh kasih Allah yang sangat besar, yang diberikan kepada manusia dengan gratis sebagai hadiah dan bukan upah karena melakukan sesuatu. Penebusan dan keselamatan yang kita terima adalah semata-mata anugerah Allah dan sepenuhnya adalah inisiatif dan perbuatan Allah.

Pemaknaan Natal sejati ditunjukkan melalui seluruh totalitas hidup dalam setiap detail-detial pikiran, perkataan dan perbuatan yang dipersembahkan bagi kemuliaan Allah di tempat maha tinggi. Agar melalui semua keberadaannya orang Kristen juga senantiasa menjadi berkat bagi sesamanya, dalam keluarga, di tempat bekerja dan dalam masyarakat. Perayaan Natal sejati adalah merayakan kasih Allah yang tidak terbatas yang telah diberikan kepada kita.

“Natal sesungguhnya tidak terletak pada semua aktivitas Natal serta pernak perniknya, semua itu hanya gambaran dan ekspresi dari sukacita Natal yang ada di dalam diri orang-orang yang telah menerima keajaiban Natal itu di dalam dirinya,” ujarnya. (arnol)