Pasar Agung Dapatkan Piagam Penghargaan Sebagai P T U

Iklan Semua Halaman

.

Pasar Agung Dapatkan Piagam Penghargaan Sebagai P T U

Sku Metropolitan
Sabtu, 11 Januari 2020


DEPOK, METRO- Dipenghujung tahun 2019 tepatnya 20 Desember 2019, Pasar Agung yang terletak di Jalan Proklamasi Depok Timur,  Kelurahan Abadi jaya Kecamatan Sukmajaya, Kota Depok mendapatkan penghargaan sebagai Pasar Tertib Ukur ( PTU ) dari Menteri Perdagangan Republik Indonesia.

Penghargaan itu didapatkan bersama sama dengan 390 Pasar dari Kabupaten / Kota seluruh Indonesia.

Tahun  2019, ada dua pasar tradisional dari Kota Depok yang mendapatkan pengahargaan Pasar Tertib Ukur ( PTU ) dari Menteri Perdagangan, selain  Pasar Agung juga Pasar Tugu Cimanggis.
Menurut Biher Purba, Kepala UPTD Pasar Agung, kedua pasar tersebut mendapatkan predikat PTU bukan ujuk ujuk hanya usulan dari pemerintah Kota Depok semata akan tetapi Derektorat metrologi Kota sebelumnya sudah terlebih dahulu mengecek langsung timbangan yang digunakan para pedagang apakah sudah sesuai ukuran atau timbangan yang sudah disidang tera.Baru kemudian dicek oleh Badan Standardisasi Metrologi Legal ( BSML ) pusat, yang mengecek langsung timbangan yang digunakan oleh para padagang.

Kemudian Pasar Agung ditetapkan salah satu dari 390 pasar dari seluruh nusantara sebagai Predikat PTU tahun 2019 yang di tetapkan pemerintah dalam hal ini Kementrian Perdagangan.Piagam penghargaan ini deberikan langsung oleh menteri perdagangan Agus Suparmanto di Hotel Trans Luxury,Kota Bandung ( 20 /12/2019 )/

Hingga saat ini sampai tahun 2019 PTU telah terbentuk 1621 PTU dari 34 propinsi atau 10 % dari jumlah pasar di Indonesia dari sekitar 16.213 pasar.  

Purba menambahkan, penghargaan ini memang sangat membanggakan dan menyenangkan kita semua stake holder Pasar Agung, akan tetapi bukan hal itu terpenting, yang utama adalah bagaimana kita memberi perlindungan kepada konsumen / pembeli agar terhindar dari kecurangan sehingga akan mendapatkan hasil pengukuran yang benar dalam transaksi jual beli,ujarnya.

Biher menambahkan hal itu merupakan salah satu termasuk menarik minat masyarakat untuk datang berbelanja di  pasar agung,  jangan sampai ada sentimen nekatif dari pembeli yang ada kaitannya dengan timbangan kurang, Ujarnya.

‘’apalagi sekarang ini pasar tradisional sudah mulai sepi pengunjung yang diakibatkan beberapa hal yakni sekarang ini masyarakat kita sudah banyak yang  belanja secara bisnis on line,’tuturnya.

Dengan demikian kita selalu mendorong para pengunjung agar tertarik berbelanja di Pasar Agung, selalu menjaga kebersihan pasar dan keamanan dan juga menjaga kwalitas komudite atau barang dagangan yang dijejakin para pedagang dan tentu menjaga keistabilan harga, tutupnya.
( Jalampong R ).