SAR Batalyon D Brimob dan Polsek Tambun Evakuasi Korban Banjir

Iklan Semua Halaman

.

SAR Batalyon D Brimob dan Polsek Tambun Evakuasi Korban Banjir

Sku Metropolitan
Rabu, 01 Januari 2020
Batalyon D Brimob sedang mengvakuasi korban banjir


BEKASI, METRO - Ratusan rumah di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat banjir akibat hujan deras disertai angin kencang pada penghujung tahun 2019. Banjir cukup parah terjadi di Perumahan Bima Grove, Kecamatan Tambun Selatan Kabupaten Bekasi. Ketinggian air di sana mencapai lebih satu meter dan menyebabkan badan jalan rusak akibat tertimpa pohon tumbang.
Kapolsek Tambun Mengevakuasi korban banjir

Sejumlah warga yang terjebak banjir pun dievakuasi personil Tim SAR Batalyon D Satuan Brimob Polda Metro Jaya yang turun langsung ke lokasi dipimpin Pasi Ops Iptu Subarsana.

Berdasarkan pantauan wartawan,  anggota Brimob  melaksanakan evakuasi terhadap warga sekitar yang terkena Banjir dan membuka akses jalan yang tertutup akibat pohon tumbang.
Kondisi banjir di Perumahan Taman Kebalen

Aksi yang dilakukan sejumlah personel Brimob itu cukup mengundang reaksi warga untuk ikut melakukan evakuasi dan membantu membopong anak-anak serta warga yang berusia lanjut.
Derasnya banjir tak menyurutkan personil Brimob untuk menyelamatkan warga dengan berbekal perahu karet.

"Terimakasih pak polisi sudah menolong kami," kata seorang wanita yang ikut duduk di perahu karet.
Sementara itu Humas Polsek Tambun, Tri Muliono, menjelaskan, hujan yang tak henti hentinya mulai selasa tanggal 31 Desember 2019 jam 16.00 wib, hingga hari Rabu tanggal 1 Januari 2020, memua beberap wilayah hukum Polsek Tambun mengalami kebanjiran, katanya.

Ia menambahkan, Posek Tambun telah berkordinasi dengan pemerintah setempat seperti, Dishub, Damkar, Koramil untuk melaksanakan evakuasi dengan Perahu Karet. Adapun lokasi banjir antara lain, Perumahan Jatimulya, Kelurahan, Jatimulya Rw 15 Rt 01, (ketinggian 50-100 cm). Rw. 12 (ketinggian 35-50cm) dan Rw. 13 (ketinggian 35-50), Perumahan pondok Timur Indah, Rw. 16 (Ketinggian 35-50 cm), Regency Jatimulya RT 03, 04 RW 08 (ketinggian 35-50 cm), Desa Lambangsari, Perumahan Dukuh Bima, (ketinggian 50-100 cm), Desa Tridayasakti, Perumahan Taman Tridaya Indah RW 14, 15 (ketinggian 100-150 cm) Perum Taman Ria Persada RW 17 (ketinggian 100-150 cm), Desa Setiamekar, Perumahan Papan mas, Blok F (ketinggian 50 -100 cm), Desa Mangunjaya Perumahan Papan mas, Blok. D, RT. 02/09 (ketinggian 35-50cm), Blok C, D RT. 07/08 (ketinggian 35-70 cm), Perumahan Graha Prima, - Blok A, B, C, D, E, F, G RW 16 (ketinggian 35-50cm) dan Blok H RW 6 (ketinggian 35-100 cm), Desa Sumberjaya, Perumahan Griya asri 1, Blok I bawah, (ketinggian 50-70 cm), Perumahan Villa Bekasi Indah 2, Blok F, J, K (ketinggian 50-70 cm) dan Desa Setiadarma Perumahan Graha Kalimas 1 RW. 09 (ketinggian 100-125 cm) serta Desa Tambun, Kampung Pekopen RT. 02/07 (ketinggian 30-50 cm), kampung Kelapa Bahagia RT. 06/03 (ketinggian 30-50 cm), Desa Srimukti, Tambun Utara, Kampung Gabus Gedong RT. 01/06, (ketinggian 15 cm), Desa Jejalenjaya, Kec.Tambun Utara, Perumahan GSP Kp. Jalen RW 09, (ketinggian 15-50 cm), Perum Kintamani Rw 08, (ketinggian 15-70 cm), dan Desa Srimahi, Tambun Utara, Kp. Pulo Puter RT. 01/02 Jalan Desa Srimahi (perbatasan dengan desa JejalenJaya jalan desa terendam banjir (ketinggian 70 cm) jelas Humas Tri Muliono.

Selain wilayah hukum Tambun, Perumahan Taman Kebalen juga terendam banjir setinggi 50-70 Cm, Jalan Sultan Hasanuddin Tambun selatan tepatnya di depan pusat perbelanjaan Naga, juga terndam banjir kuang lebih 100 cm. Akibat banijir dijalan utama membuat arus lalulintas tersendat mengakibatkan macet totol. (Bresman Sirait/ely/Bilget)