TMP Kab.Bekasi Salurkan Bantuan Banjir di 25 Titik

Iklan Semua Halaman

.

TMP Kab.Bekasi Salurkan Bantuan Banjir di 25 Titik

Sku Metropolitan
Sabtu, 04 Januari 2020


BEKASI, METRO- Organisasi sayap partai PDI Perjuangan, Taruna Merah Putih Kabupaten Bekasi menyalurkan bantuan bagi korban banjir di Kabupaten Bekasi berupa paket sembako kepada para korban banjir di sejumlah wilayah di Bekasi. Bantuan ini disampaikan langsung ke 25 titik banjir yang ada di 12 Desa di Kabupaten Bekasi.


Ketua Taruna Merah Putih Kabupaten Bekasi, Nyumarno mengatakan, bantuan ini merupakan bentuk solidaritas para anggota TMP terhadap warga yang terdampak banjir. Soalnya, tidak sedikit dari mereka merupakan tetangga maupun saudara dari para anggota TMP juga kan, ucapnya.

“Kami setelah mengetahui adanya banjir di beberapa wilayah di Kabupaten Bekasi, kami langsung bergerak. Kami lihat sendiri anggota kami dan para saudara dan tetangganya menjadi korban. Kami membantu mereka dan ternyata masih banyak warga lainnya yang terdampak. Maka dari itu, kami langsung bergerak ke titik yang lebih luas,” ucap dia, Sabtu (4/1/2020).

Sebanyak 256 dus mi instan dan 256 dus air mineral beserta puluhan karung beras disalurkan ke warga terdampak, khususnya di posko-posko banjir dan di tempat pengungsian. Bantuan diberikan ke 25 titik banjir di 12 desa yang terdampak.

“Total sudah dua hari kami salurkan bantuan ini. Kemarin kami salurkan ke Desa Karangsari, Jatibaru, Cipayung, Karangraharja, Karangasih dan Sukaraya. Selanjutnya hari ini kami salurkan bantuan serupa ke empat titik yang ada di tiga kecamatan yaitu Cikarang Selatan, Serangbaru, Tambun Seatan, dan Tambun Utara yang kabarnya banjir terparah,” ucap dia.

Menurut dia, banjir kali ini menjadi yang terparah yang pernah terjadi. Warga yang semula pemukimannya tidak pernah diterjang banjir kini turut terendam. Maka dari itu, perlu ada perbaikan yang menyeluruh agar hal serupa tidak terulang. Disamping itu budaya dan kesadaran masyarakat akan buang sampah pada tempatnya, serta rapikan perijinan perumahan agar sesuai ketentuan perundangan, itu juga hal terpenting.

 “Karena bukan satu dua orang yang menjadi korban terdampak, tapi ada ribuan orang bahkan tidak sedikit yang kami temui mengungsi di berbagai tempat umum. Penting ini untuk segera ditangani kedepannya,” ucap Nyumarno yang juga Anggota DPRD Kabupaten Bekasi dari Fraksi PDI Perjuangan ini.

Lebih lanjut, Nyumarno pun mengkritik concern Pemerintah Kabupaten Bekasi terhadap penanganan masalah lingkungan yang terbilang lemah. Itu terbukti dari ditemukannya banyak sungai yang berisi sampah di Kabupaten Bekasi. Bukan tidak mungkin banjir kali ini pun disebabkan dari banyaknya sampah di sungai, selain karena memang intensitas hujan yang tinggi.

“Untuk itu, mari sekarang jadi concern bersama dengan tidak saling menyalahkan kaitan banjir yang terjadi, namun agar bagaimana persoalan lingkungan ini ditangani dengan nyata. Lebih baik menunjukkan kepedulian dan bantuan bagi warga terdampak banjir, daripada saling menyalahkan terjadinya banjir, ucap dia.(ely/Martinus)