Pelajar SMK Yang Hanyut di Kali Bekasi Ditemukan Tewas

Iklan Semua Halaman

.

Pelajar SMK Yang Hanyut di Kali Bekasi Ditemukan Tewas

Sku Metropolitan
Rabu, 05 Februari 2020

BEKASI, METRO  Jasad AMA (15), pelajar kelas  X SMK yang hanyut terseret arus kali Bekasi di Desa Karang Satria, Kecamatan Tambun Utara, akhirnya berhasil ditemukan tim SAR gabungan radius 4 KM dari lokasi awal korban tenggelam pada selasa (4/2) sekitar pukul 7:00 WIB. Jasad Korban ditemukan setelah tiga hari upaya pencarian.

“Setelah dilakukan upaya pencarian selama tiga hari, Korban ditemukan pada Selasa 04 Februari 2020 sekitar pukul 07.00 WIB Tim SAR gabungan,”kata Anggota Tim SAR gabungan, Andika Rakhman, Selasa (04/02). 

Ia menyebutkan, lokasi penemuan korban  radius 4 kilometer dari lokasi korban tenggelam
“ Saat ini korban telah dievakuasi dan di bawa kerumah duka untuk disemayamkan,” kata Andika.

Andika menambahkan, korban berhasil ditemukan berkat kerja keras tim SAR gabungan yang terdiri dari Kantor Pencarian dan  Pertolongan Jakarta, BPBD Kabupaten Bekasi, Damkar Kabupaten Bekasi, Kepolisian Sektor Tambun, Koramil 01 Tambun serta sejumlah relawan lainnya dan masyarakat sekitar yang ada di lokasi pencarian.

“Total ada sekitar 37 unsur yang terlibat di dalam proses pencarian sejak Minggu 02 Februari 2020 lalu,” tutupnya.

Sebelumnya, Seorang remaja tanggung bernama AMA (15) dilaporkan hanyut terbawa arus Kali Bekasi saat sedang mencari ikan sapu-sabu bersama temanya.  Insiden itu terjadi di kali Bekasi, Desa Karang Satria, Tambun Utara, Kabupaten Bekasi.

Kepala Kepolisian Sektor Tambun, Kompol Siswo menjelaskan siswa kelas X salah satu SMK swasta itu diduga hanyut terbawa arus Kali Bekasi saat mencari Ikan sapu-sapu bersama tiga orang temannya pada Minggu (02/02) siang tadi sekitar pukul 13.00 WIB.

“Menurut keterangan saksi, peristiwa bermula ketika korban bersama tiga orang temannya, yakni Angga P (13), Muhammad G alias Aji (14) dan Wisnu W (15) mencari ikan sapu-sapu di Kali Bekasi,” kata Kompol Siswo.
Kemudian dua orang temannya, yakni Angga Prasetyo dan Muhammad G alias Aji berenang menyebrang kali. Korban lalu diteriaki oleh Angga untuk tidak menyebrangi karena kondisi kali dalam.

“Salah seorang rekan korban sempat memperingatkan agar korban tidak berenang karena dalam, tetapi tidak dihiraukan oleh korban. Kemudian saat korban sampai di tengah Kali Bekasi, korban tiba-tiba berteriak meminta tolong,” tuturnya dikutif dari aktualindonesia.com.

Mengetahui temannya dalam bahaya, Angga langsung berenang dan berusaha menolong korban. “Korban sempat dipegang rambut kepalanya namun terlepas,” kata dia. Angga dan Muhammad Ghazi lalu berteriak meminta pertolongan kepada warga sekitar. Semenatar rekan korban lainnya, yakni Wisnu Wirayamuda memberitahukan peristiwa ini kepada orang tua korban.

“Hingga saat ini pencarian terhadap korban masih dilakukan dengan melakukan penyisiran Kali Bekasi dibantu Tim SAR gabungan yang terdiri dari perwakilan Kantor SAR Jakarta, KORGAD, PMI, BPBD Kabupaten Bekasi, Damkar Kabupaten Bekasi, relawan serta warga,” kata Kompol Siswo.

Kompol Siswo menambahkan, saat terhanyut, korban diketahui mengenakan pakaian berupa kaos berwarna abu-abu, celana pendek loreng serta sarung tangan berwarna pink. “Kita beraharap korban dapat segera ditemukan. Mohon doanya,” kata dia. ( Martinus)

Baca berita