Tawuran di Kalimalang Merenggut Nyawa, Polres Metro Bekasi Tangkap 3 Pelaku

Iklan Semua Halaman

.

Tawuran di Kalimalang Merenggut Nyawa, Polres Metro Bekasi Tangkap 3 Pelaku

Sku Metropolitan
Minggu, 15 Maret 2020




BEKASI,METRO – Jajaran Polres Metro Bekasi Berhasil menangkap tiga  pelaku dan satu  orang masih Daftar Pencarian Orang (DPO) yang diduga terlibat  tawuran pelajar yang mengakibatkan satu orang tewas di jalan  di Jalan Inspeksi Kalimalang, Desa Pasirtanjung, Kecamatan Cikarang Pusat beberapa waktu yang lalu

Selain ketiga pelaku berinisial FS,BA, EM  sementara satu orang berinisial  J (DPO) itu, petugas juga mengamakan sejumlah pelajar lainnya yang diduga diturut terlibat tawuran.

“Dari hasil pemeriksaan ternyata tiga  orang  pelaku ini  dan satu lagi  masih DPO yang diduga terlibat kuat hingga menewaskan korban. Sedangkan sisanya kami beri pembinaan dan telah dipulangkan,"  kata Kapolres Metro Bekasi Kombes Pol Hendra Gunawan, Kepada awak media saat melakukan reles Pers, Sabtu (14/3).

Hendra mengatakan, dari  empat tersangka, tiga orang di tangkap  di kediamannya masing-masing, pada kamis malam (27/2) sementara satu orang lagi masih DPO. Berdasarkan pemeriksaan mereka berkaitan erat dengan korban NS yang tewas akibat luka sobek di bagian dada.

"Mereka punya peran masing masing . Jadi ada dua orang yang megeroyok dan dua orang lainya yang ikut membantu sampai akhirnya korban meninggal dunia. Maka dari itu ketiga  pelaku ini kami tangkap di sejumlah tempat dan kebetulan mereka tidak masuk sekolah," ucapnya.

Aksi Tauran yang terjadi pada hari kamis hingga juma dini hari di jalan inpeksi kalimalang, Desa Pasirtanjung, Kecamatan Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi ini melibatkan dua kelompok pelajar dari SMK Negeri 1 Pasir Ranji dan SMK Dewantara yang melibatkan lebih dari 20 orang pelajar  itu menewaskan NS, Pelajar SMK Negeri 1 Pasir Ranji.

NS tewas dengan luka parah bagian dada sendangkan ke tiga tersangka BA,EM, FS berasal dari SMK Dewantara, Tauwuran ini dipicu  dari aksi saling menantang di media social hingga akhirnya kedua kelompok membuat janji untuk tawuran.

Untuk tersangka berinisial EM, FS  dikenakan UU darurat,  karena masih anak anak kini dilimpahan ke kejaksaan, Sendangka ntersangka BA masih poses dalam Penyelidikan,” kata Kapolres

Sementara, untuk tersangka BA dan  J (DPO), dikenakan pasal 170  KUHP dengan ancaman pidana penjara diatas 12 tahun. ( Ely/Martinus)