Bupati Bekasi : Baru Golkar dan PAN yang Bersepakat Soal Nama Calon Wakil Bupati

Iklan Semua Halaman

.

Bupati Bekasi : Baru Golkar dan PAN yang Bersepakat Soal Nama Calon Wakil Bupati

Sku Metropolitan
Jumat, 13 Maret 2020

Caption : Bupati Bekasi Eka Supria Atmaja

BEKASI, METRO Pelaksanaan pemilihan Wakil Bupati (Wabup) Bekasi, sisa masa jabatan 2017-2022 yang akan dilakukan panitia pemilihan (Panlih) Dewan Perwakian Rakyat Daerah (DPRD) pada tanggal 18 maret 2020 mendatangan, mendapat respon dari Bupati Bekasi Eka Supria Atmaja kalau Ia ogah berkomentar tentang hal tersebut.

“Kalau soal rencana Panlih saya no komen. Yang jelas, saya hanya menyampaikan sesuai ketentuan yang ada,  sesuai dengan surat dari Kemendagri yang saya terima bahwa pemilihan harus dilakukan sesuai ketentuan atau perundang-undangan yang berlaku,” kata Eka, Jum’at (13/03).

Pria yang juga menjabat sebagai Ketua DPD Golkar Kabupaten Bekasi ini pun menjelaskan bahwa  sesuai regulasi yang ada, belum semua partai pengusung bersepakat soal rekomendasi dua nama Calon Wakil Bupati yang diusung. Pasalnya  hingga kini baru Partai Golkar dan PAN yang sudah bersepakat mengenai hal tersebut.

“Hari ini baru ada dua yang sama di saya yaitu Partai Golkar dan PAN atas nama Tuti Nurcholifash Yasin dan H. Dahim Arisi. Sementara yang lainnya masih berberbeda adalah Partai Nasdem, H.Rohim dan Partai Hanura, pak H. Ahmad Marzuki saja ” kata Eka.

Eka menambahkan, sesuai amanat Pasal 176 UU No 10 Tahun 2016, dirinya baru akan menindaklanjuti rencana ke Pemilihan Wakil Bupati Bekasi sisa masa jabatan 2017-2022 ke DPRD ketika sudah ada kesepakatan antar partai koalisi mengenai dua nama bakal calon pendampingnya.

“Saya akan mengantarkan surat ketika memang partai koalisi sudah bersepakat dua nama,” kata Eka.

Sebagaimana diketahui, ada empat parpol pengusung yang berhak mengajukan nama bakal calon untuk mendampingi Bupati Bekasi, Eka Supria Atmaja.

Keempat parpol pengusung tersebut yakni Golkar, PAN, NasDem dan Hanura. (Ely)