Melodi: Menghalangi Tugas Wartawan Sudah Melanggar Hukum

Iklan Semua Halaman

.

Melodi: Menghalangi Tugas Wartawan Sudah Melanggar Hukum

Sku Metropolitan
Selasa, 03 Maret 2020
H Jubair L, Saat melaporkan dugaan Intimidasi 


BEKASI, METRO- - Terkait insiden, intimidasi wartawan media online saat mengemban tugasnya telah diduga dihalang - halang saat konfirmasi kepada salah satu Perusahaan Jasa Tenaga Kerja Indonesia (PJTKI) yang berada di Kota Bekasi.

Korban bernama H Jubair L wartawan media Radar Nonstop (Rakyat Merdeka Group) yang telah diduga diintimidasi oleh pihak PT. Citra Putra lndarab (PT. CPI), korban telah melaporkan kejadian tersebut ke pihak yang berwajib Polresta Metro Bekasi Kota pada tanggal 21 Februari 2020.

Sementara, Melodi Sinaga Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Bekasi menegaskan terkait insiden wartawan yang diduga telah diintimidasi dengan sengaja menghambat kinerja wartawan atau menghalang - halangi jelas sudah melawan hukum.

"Disitu juga jelas jelas disebutkan setiap melawan hukum sengaja melakukan menghambatan atau menghalangi pelaksanaan ketentuan tersebut masuk dalam ranah pidana dan itu dijelaskan dalam Undang Undang Pers No : 40 Tahun 1999 Bab 8 Pasal 18," kata Melodi saat dikonfirmasi melalui WhatsApp (WA), Selasa (03/03).

Lanjut dia, jadi langkah yang ditempuh jurnalis itu untuk mendapatkan informasi itu sudah memenuhi etika jurnalistik.

"Artinya informasi yang didapatkan diolah kembali kebenarannya saat mengkomfirmasi. Jadi kalau ada upaya-upaya menghambat patut di duga PT ( PT. Citra Putra lndarab ) itu juga harus diperiksa oleh yang berwajib," kata Melodi geram mendengarnya terkait insiden tersebut.

Jadi si korban lanjut dia, merasa dihalangi - halangi tugasnya oleh oknum - oknum yang sengaja menyenggol- nyenggol dengan suara keras itu sudah membuat laporan jadi pemeriksaan dibawah polisi tidak hanya dalam konteks menghalangi  tugas jurnalistik keberadaan PT itu juga patut dipertanyakan dan itu harus diperiksa oleh polisi.(DPT)