9.370 Pelanggaran Selama 6 Hari Penerapan PSBB di Kota Bekasi

Iklan Semua Halaman

.

9.370 Pelanggaran Selama 6 Hari Penerapan PSBB di Kota Bekasi

Sku Metropolitan
Selasa, 21 April 2020


KOTA BEKASI, METRO- Tim Pengawasan Pergerakan Orang dan Kendaraan pada PSBB di Kota BekasI, menemukan 9.370 pelanggaran, selama enam hari diberlakukan Pembatasan sosial Bersekala Besar (PSBB).

Koordinator Tim Pengawasan Pergerakan Orang dan Kendaraan pada PSBB Kota Bekasi, Cecep Suherlan, melaporkan mengenai antusias para pengendara, baik roda 2 maupun roda 4. Berikut data dari Tim PSBB, Pada pelaksanaan tanggal 19 April 2020 pada pukul 06.00 s.d 18.00 WIB, 32 titik perbatasan, diantaranya : 

A. 14 titik dengan DKI Jakarta, 3 titik masih belum adanya petugas dari DKI Jakarta di Harapan Indah, Jatiwaringin, dan Bintara. B. 7 perbatasan dengan Kabupaten Bekasi, 3 titik belum adanya petugas dari Kabupaten Bekasi di Titik Sasak Jarang, Grandhika, dan Setu-Cimuning. C. 9 exit Tol Bekasi. D. 1 Perbatasan dengan Kabupaten Bogor. E. 1 perbatasan dengan Kota Depok.

Jumlah kendaraan yang masuk ke Kota Bekasi dengan sepeda motor mencapai 53.841 dan Pengendara Mobil mencapai 29.257.

Penerapan pemberlakuan PSBB yang berada di Kota Bekasi di 32 titik dengan pelanggaran yang ada seperti tidak memakai masker untuk pengendara roda dua maupun roda empat, 1 pengendara untuk roda dua kecuali satu Kartu Keluarga (KK) dan jarak duduk untuk roda empat telah dilaporkan sebanyak 9370 pelanggaran sampai pada hari ke 6 ini masuk sebagai bahan laporan.

Sementara itu Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi, menegaskan, proses PSBB yang berjalan selama 1 dan 2 merupakan imbauan bagi para pengendara dan warga yang masih berada di jalan, pada hari ketiga dan keempat adalah peringatan bagi warga yang berada dijalan.

Ditegaskan pada hari selanjutnya adalah penegasan bagi pemantau PSBB di wilayah. Wali Kota Bekasi juga akan berkoordinasi dengan Polres Metro Bekasi agar membuat surat tilang seuai dengan arahan Gubernur Jawa Barat.(ely/humas).