Ketua PWNU Jawa Barat Minta Masyarakat Hindari Perdebatan

Iklan Semua Halaman

.

Ketua PWNU Jawa Barat Minta Masyarakat Hindari Perdebatan

Sku Metropolitan
Jumat, 24 April 2020

BANDUNG, METRO- Ketua PWNU Jawa Barat, KH. Hasan Nuri Hidayatullah, minta umat Islam jangan berlebihan memperdebatkan soal anjuran sholat taraweh di rumah, sehingga tidak membuat polemik baru dan masyarakat harus berpikir positif dan bertindak lebih Arif selama wabah Covid-19.
KH Hasan Nuri Hidayatullah yang biasa disapa Gus Hasan mengingatkan bahwa pandemi ini merupakan situasi darurat sehingga tak bisa disikapi secara normal.

Pernyataan Gus Hasan tersebut sekaligus memberikan merespons terhadap persoalan masih banyaknya umat Islam yang ingin shalat berjemaah di masjid, termasuk saat taraweh selama bulan Ramadhan 1441 H.

” Kita sudah semestinya ikuti anjuran pemerintah karena kondisi saat ini darurat,” kata Gus Hasan saat di hubungi media lewat telepon Jumat,(24/4).

“Jadi anjuran taraweh di rumah menurut saya bukan susatu yang mesti di perdebatkan secara berlebihan” ucap Gus Hasan

Gus Hasan menerangkan, Taraweh di rumah masing-masing sudah ada sejak zaman baginda Nabi Shallallahu alaihi wasallam dan masa khalifah Sayyidina Abu Bakar Asshiddiq RA, baru ada pelaksanaan dengan berjamaah sejak khalifah Sayyidina Umar RA sampai hari ini, papar Gus Hasan.
“Prinsipnya kita mendukung setiap kebijakan yang di keluarkan oleh pemerintah yang tujuanya dalam rangka kemaslahatan untuk masyarakat”tegasnya.

Dirinya menambahkan, untuk mempercepat berhentinya penyebaran covid 19 ini tidak bisa sendiri-sendiri, tetapi butuh kebersamaan dan saling mendukung dari seluruh elemen masyarakat dari yang level paling atas sampai level paling bawah terutama wilayah yang masuk zona merah, terang Gus Hasan.

Menjaga lebih baik daripada mengobati, bahkan NU pun secara struktural di tingkat pengurus besar atau PBNU juga menyampaikan himbauan yang sama.

Karenanya, harapan kita seluruh elemen masyarakat terutama para tokohnya tidak saling menyudutkan satu dengan yang lain. Sehingga masyarakat pun menjadi tenang.

Kendati demikian, kalangan Nahdliyin mempunyai pandangan yang sama dalam hal ini yaitu bertujuan untuk bersama menanggulangi penyebaran virus covid 19

Gus Hasan mengajak umat muslim di Indonesia untuk menyambut datangnya bulan suci Ramadhan dengan penuh kegembiraan dan selalu berharap datangnya rahmat dan ridlo Allah Ta’ala, semoga wabah Corona ini segera berlalu dan diangkat oleh Allah SWT. tutur Gus Hasan. (Supriyanto)