Pemkab Bekasi Akan Menerapkan 36 Cek Point Selama PSBB

Iklan Semua Halaman

.

Pemkab Bekasi Akan Menerapkan 36 Cek Point Selama PSBB

Sku Metropolitan
Minggu, 12 April 2020


KAB.BEKASI, METRO  - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi dalam waktu dekat ini menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Hal itu menyusul disetujuinya lima daerah Jabar yang tertuang dalam Keputusan Menteri Kesehatan Nomor HK.01.07/Menkes/248/2020 sebagai upaya percepatan penanganan virus korona.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishup) Kabupaten Bekasi, R.Yana Suyatna, mengatakan Pemkab Bekasi bakal menerapkan 36 Cek Point selama PSBB di wilayahnya.
“Jadi kita bakal terapkan 36 Cek Point selama PSBB. Dari sekitar Gerbang Tol, Kawasan, Perbatasan Wilayah,” kata dia, Minggu (12/4).

Ia melanjutkan untuk jukak dan juknis secara menyeluruh akan dibahas dalam rapat kordinasi penerapan PSBB Bekasi. Rencananya, rakor akan digelar pada Senin (13/4) hari ini.

“Jadi begini ya. Ada beberapa yang harus disamakan dulu antara Permenhub Nomor 18 dengan Permenkes Nomor 9 Tahun 2020 tentang Pedoman PSBB. Terutama untuk ojol beroda dua di Permenkes tidak diperbolehkan kecuali untuk barang tapi Permenhub boleh dengan catatan ada urusan ikatan keluarga. Nah ini kita persamakan,” jelas Yana.

Apalagi, sambung dia, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil secara tegas mengizinkan keluarga bisa berboncengan.

“Tadi Pak gubernur bilang jika masih ikatan keluarga masih bisa berboncengan,” ucap Yana.
Ia pun menghimbau masyarakat untuk tetap melaksanakan protokol kesehatan serta laksanakan psyical distancing.

Sementara itu Kasatlantas Polres Metro Bekasi, AKBP Rachmat Sumekar mengatakan, bahwa pihak kepolisian bakal menerapkan pemeriksaan terhadap kendaran roda empat maupun roda dua selama PSBB diterapkan, menurut dia setiap kendaraan harus digunakan maksimal 50 persen dari biasanya.

Lanjut dia, ia pun bakal memberhentikan pengendara yang tidak menggunakan masker serta akan diberikan edukasi dan disuruh pulang untuk menggunakan masker jika berpergian.

"Selama PSBB ini kami tidak memberikan sanksi penilangan terhadap pengendara, akan tetapi kami akan melakukan eduikasi serta himbaun agar tetap selalu gunakan masker dan juga melakukan pyshical distancing serta patuhi protokol kesehatan dengan mengendarai maksimal 50 persen," tandasnya. (Martinus/ Ely)

Baca berita :
Menkes Terawan Setujui PSBB Bogor, Depok, dan Bekasi
Disetujui Oleh Kemenkes RI, Pemkot Bekasi Akan segera Terapkan PSBB