Stok Blanko e-KTP Tersedia, Disdukcapil Kabupaten Bekasi Tidak Keluarkan Suket

Iklan Semua Halaman

.

Stok Blanko e-KTP Tersedia, Disdukcapil Kabupaten Bekasi Tidak Keluarkan Suket

Sku Metropolitan
Minggu, 12 April 2020

KAB BEKASI, METRO  – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil ( Disdukcapil) Kabupaten Bekasi telah menutup aplikasi pembuatan Surat Keterangan (Suket) terhitung mulai Rabu (08/04/20) kemarin. Dihentikannya pembuatan Suket tersebut karena saat ini stok blanko e-KTP dalam keadaan tersedia. Yang di peruntukan masyarakat yang belum mendapatkan blangko. Kamis (09/04/2020).

"Ya kita tidak lagi menerbitkan Suket karena stok blanko e-KTP dalam keadaan tersedia," terang Kepala Disdukcapil Kabupaten Bekasi, H. Hudaya, Kamis (9/04) kepada Metropolitan, Kamis (9/4).
Kata Hudayah Bahwa,   beberapa waktu lalu, Disdukcapil Kabupaten Bekasi menerbitkan Suket kepada warga yang akan membuat e-KTP sebagai surat keterangan sementara sambil menunggu pencetakan e-KTP selesai, karena saat itu ketersediaan blanko e-KTP terbatas. 

Lanjutnya, Kini dengan ketersediaan blanko e-KTP yang mencukupi, semua pemohon tidak lagi menerima Suket akan tetapi langsung e-KTP. Dengan demikian, setiap warga (baru) yang membuat Kartu Keluarga, jika usianya sudah 17 tahun atau sudah menikah, permohonan pembuatan Kartu Keluarga ( KK) harus juga mendapatkan e-KTP atau KTP Elektronik. 

"Jadi tidak ada alasan lagi kalau ada warga yang mengurus KTP dibilang tidak ada blanko," terang Hudaya.
Sementara itu untuk menjaga kekosongan blanko e-KTP di 2021 mendatang, Pemerintah Kabupaten Bekasi akan memberi hibah sebesar Rp 3,75 Miliar ke Kementerian Dalam Negeri untuk pengadaan blanko e-KTP .
'"Ya kita berjaga-jaga supaya ketersediaan blanko e- KTP selalu tersedia demi pelayanan kepada masyarakat," terang Hudaya.

Sebelumnya, PemerintahKabupaten Bekasi meniadakan sementara pelayanan pembuatan dokumen administrasi kependudukan di Kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) maupun di Mal Pelayanan Publik (MPP) di Sentral Grosir Cikarang (SGC).

Kepala Disdukcapil Kabupaten Bekasi, Hudaya mengatakan pelayanan ditiadakan sementara sampai pemberitahuan lebih lanjut. Hal itu dilakukan sebagai upaya pencegahan penyebaran virus corona (Covid-19).

"Untuk sementara tidak membuka pelayanan langsung. Sudah dimulai kemarin 18 Maret 2020," kata Hudaya, beberapa waktu yang lalu kepada Metropolitan.
Pelayanan langsung atau tatap muka ditiadakan baik di Kantor Disdukcapil Kabupaten Bekasi maupaun pelayanan Gerai Cepat (Gercep) atau MPP di Sentra Grosir Cikarang (SGC).
Pemberitahuan itu secara resmi sudah diedarkan Pemkab Bekasi melalui berbagai kanal media termasuk grup Whatsapp, media sosial, dan dari perangkat desa.

“Kecuali untuk pengambilan dokumen dan legalisir. Pelayanan pembuatan kami alihkan dengan menghubungi melalui Whatsapp, itupun jika mendesak dan perlu dokumen," jelas dia.

Pelayanan pendaftaran Kartu Keluarga (KK) bisa menghubungi 0878.8981.1874 Kemudian Pendaftaran Pindah Datang; 0852.8389.3030. Pencatatan Sipil Akta Kelahiran, Akta Kematian, dan Pengakuan Anak; 0813.8191.4314 Pencatatan Sipil Akta Perkawinan dan Akta Perceraian; 0812.8434.0734 Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan (PIAK) seperti update data, NIK, dan cek data bisa menghubungi melalui 0813.1690.8360.