Akibat Hujan Deras Terjadi Longsor Menutupi Aliran Sungai Cibarani

Iklan Semua Halaman

.

Akibat Hujan Deras Terjadi Longsor Menutupi Aliran Sungai Cibarani

Sku Metropolitan
Minggu, 03 Mei 2020


KOTA BANDUNG, METRO- Hujan deras yang mengguyur wilayah Kota Bandung, Jawa Barat, pada Jum’at (1/5/2020) sore sampai malam kemarin mengakibatkan tanah longsor.

Lokasi tanah longsor akibat hujan deras tersebut terjadi di wilayah RW 10 kp Gandok Kelurahan Hegarmanah kecamatan cidadap, Kota Bandung hampir menutup Aliran sungai Cibarani.


Material longsoran tanah sepanjnag. 10 meter di lokasi tersebut hampir menutup Aliran sungai Cibarani sehingga arus aliran sungai pun sempat tersendat, mengingat lokasi longsor berada di bantaran sungai. Selain itu, Longsoran tersebut mengakibatkan akses jalan menuju Kampung Pelangi tertutup.

Dansub 8 Sektor 22 Satgas Citarum Harum Pelda Ade Rapiudin mengatakan, kejadian tanah longsor tersebut bermula saat hujan deras yang mengguyur wilayah Kota bandung.

“Kami pun langsung meninjau lokasi bencana longsor dan langsung melakukan koordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Bandung”. terang Pelda Ade Rapiudin saat dikonfirmasi via sambungan telepon selulernya. Sabtu (2/4/2020).

Ia menduga, kirmir yang longsor itu terjadi akibat tak kuatnya menahan derasnya air hujan.
Meski tidak ada korban jiwa, Ade mengatakan, Untuk mengantisipasi, saat ini kami bersama DPU Kota Bandung dan Warga dibantu Gober melakukan pembersihan material longsor tanah dan pohon serta perbaikan kirmir sementara dengan tumpukan karung.

“Alhamdulillah, tidak ada korban jiwa. Tadi pagi juga satgas Citarum Harum bersama Gober dan masyarakat dibantu tim DPU Kota Bandung juga langsung bergotong-royong membersihkan material longsoran”. kata Ade.

Atas kejadian tersebut, pihaknya mengimbau kepada warga masyarakat agar tetap mewaspadai datangnya bencana daerah, baik angin kencang, banjir, tanah longsor, maupun pohon tumbang.

“Semuanya harus saling waspada dan berhati-hati, terlebih saat ini masih dalam musim penghujan”. pungkasnya.  (Supriyanto)