Bansos yang Diterima Masyarakat Diduga Tidak Layak Pangan

Iklan Semua Halaman

.

Bansos yang Diterima Masyarakat Diduga Tidak Layak Pangan

Sku Metropolitan
Sabtu, 30 Mei 2020


KAB. BEKASI, METRO--- Pemerintah pusat telah mengintruksikan Pemerintah daerah melakukan pembagian bantuan sosial kepada masyarakat terdampak Covid-19. Tetapi bantuan tersebut ada yang tidak layak dikonsumsi, seperti yang terjadi di Desa Pantai Bahagia, Kecamatan Muara Gembong Kabupaten Bekasi.

Beberapa warga penerima bantuan Bansos dari Kabupaten Bekasi, mengatakan, Pemerintah telah membagikan Sembilan Bahan Pokok, (Sembako), tetapi yang kami terima hanya Lima Jenis. Adapun yang disebut sembako tersebut antara lain, 1. Beras 10 kg, 2.telur 15 butir, 3 Teri 1/4 kg, 4. Kacang ijo 400 gram, 5 buah pisang 1 kg katanya.

Menurut warga, buah pisang yang kami terima tidak layak dikonsumsi, begitu juga dengan ikan teri. Kami sangat kecewa setelah membuka paket bantuan sosial tersebut, ujarnya.


Sementara itu, Kepala Desa Pantai Bahagia, Maman Surya, ketika dikonfirmasi melalui WhatsApp, mengatakan, Program Batuan Pangan Non tunai (BPNT) di wilayah nya sering banyak keluhan dari warga, salah satunya tidak tepat waktu dan bahan pangan nya tidak layak konsumsi.

"Sekarang terdapat lagi bahan panganya yang diterima masyarakat yaitu, buah pisang nya agak sedikit membusuk itu kan jelas. Berarti, bahan pangannya  sudah tidak layak dikonsumsi lagi bagi warga saya." Ucap Maman, Sabtu (23/05/2020).

Surat Edaran Kepala Dinas Sosial Nomor: 800/922/Dinsos, Tentang Program Pembagian Sembako di Kabupaten Bekasi, tertanggal 6 Maret 2020, tertuang Sembako atau Sembilan Bahan Pokok. Tetapi kenyataannya hanya 5 jenis, atau 5 bahan pokok. Apakah Dinas Sosial Kabupaten Bekasi kurang memahami pengertian Sembako? kata salah seorang warga. (Karsim)