Rahmat Effendi Sambangi Pasar Wisma Asri

Iklan Semua Halaman

.

Rahmat Effendi Sambangi Pasar Wisma Asri

Sku Metropolitan
Rabu, 13 Mei 2020


KOTABEKASI, METRO--Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi mendatangi Pasar Wisma Asri, Kecamatan Bekasi Utara untuk memberikan klarifikasi mengenai data hasil tes Polymerase Chain Reaction (PCR) pedagang yang sempat menjadi polemik.

Bersama Direktur RSUD dr. Chasbullah Abdul Majid Kota Bekasi, Kusnanto Saidi dan Camat Bekasi Utara, Zalaludin dan segenap pejabat lainnya untuk mengklarifikasi mengenai pemberitaan yang sempat disampaikan kemarin tentang hasil positif pedagang di Pasar Wisma Asri.

Tak sekadar datang, Wali Kota pun memperlihatkan hasil tes tersebut pada pengelola pasar, juga pedagang di sana dan membuktikan data tersebut memang benar adanya hasil PCR test di Pasar tersebut.

“Saya datang ke sini untuk menjelaskan hasil PCR test yang dilakukan Minggu (10/5/2020) kemarin ditemukan ada dua pedagang yang positif,” ujar Rahmat

“Ini saya jelaskan, saya perlihatkan supaya pedagang dan pengelola pasar bisa mendengarkan secara langsung penjelasan ini supaya tidak ada lagi kabar simpangsiur yang beredar,” lanjutnya.

Wali Kota mengungkapkan bahwa satu pedagang berinisial R asal Kabupaten Bekasi kini sudah diisolasi di Balai Pelatihan Kesehatan (Bapelkes) Cikarang dan sudah berkomunikasi dengan Bupati Bekasi dan Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi.

Sementara, satu pedagang lain berinisial S asal Kabupaten Bogor menjalani perawatan di RSUD Chasbullah Abdul Majid Kota Bekasi sejak Senin kemarin, karena jaraknya jauh dan sudah dikomunikasikan juga dengan Bupati Bogor, Ade Yasin.

“Saya memberi pernyataan ini tidak main-main karena berdasarkan data hasil tes dari RSUD dan memang positif hasilnya, dan saya datang kesini untuk memberikan informasi akurat sesuai data hasil kemarin" tegas Wali Kota.

Pemerintah Kota Bekasi tak henti mengingatkan warga Kota Bekasi agar mematuhi aturan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) seperti mengenakan masker ke luar rumah dan menjaga jarak sosial atau social distancing, karena sangat penting untuk warga sekalipun.

Hasil data yang disebutkan bahwa hasil dari 12 Pasar dan 2 pertokoan di Kota Bekasi untuk hasil PCR test bahwa ada 3 nama yang keluar sebagai positif, dan akan ditindak lanjuti untuk para rekan atau keluarga dekatnya untuk di Swab juga. Ini adalah langkah untuk mencari tau siapa saja yang bisa terkena dampak dari Virus Covid 19 ini.


Wali Kota pun mengajak peran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Bekasi yang sangat konsisten membantu dalam pencegahan wabah ini, juga mengajak warga masyarakat untuk mengikuti peraturan yang dibuat oleh kebijakan Pemerintah.


"Dengan kerja sama yang baik, kita yakin bisa memutus mata rantai Covid 19 di Kota Bekasi" ujar Rahmat Effendi. (NDOET)