Bupati Lakukan Peletakan Batu Pertama Pembagunan Mesjid Al-Ikhlas

Iklan Semua Halaman

.

Bupati Lakukan Peletakan Batu Pertama Pembagunan Mesjid Al-Ikhlas

Senin, 29 Juni 2020

KAB.BEKASI,METRO – Untuk kesekian kalinya Bupati Bekasi berkunjung ke Kecamatan Setu. Namun dalam agendanya pada Senin (29/6) kali ini dirinya sengaja menyempatkan waktunya untuk melaksanakan kegiatan peletakan Batu Pertama pembangunan Masjid Jami Al-Ikhlas yang terletak di Kp. Cinyosog Desa Burangkeng Kecamatan Setu.
Bupati Bekasi mengingatkan kepada para tamu undangan dan masyarakat yang hadir untuk tetap memperhatikan protokol kesehatan yang berlaku. Dirinya juga menyampaikan perkembangan terkini kasus Covid-19 yang ada di Kabupaten Bekasi.
“Alhamdulillah kita bisa bertemu dalam suasana covid seperti ini, namun saya minta untuk menjaga jarak dan memperhatikan protokol kesehatan yang berlaku. Sekarang ini covid-19 di Kabupaten Bekasi sudah terus melandai. Ini semua hasil kerja keras kita bersama,” ucapnya.

Dalam sambutannya, Bupati Bekasi memberikan apresiasi  atas pembangunan dan perbaikan Masjid Jami Al-Ikhlas ini. Dirinya menyebut mendapatkan laporan dari Lurah setempat tentang kondisi Masjid yang sudah tidak layak digunakan.
“Saya dengar dari Pak Lurah katanya masjid ini sudah harus diperbaiki, jadi akan segera kita rapihkan. Terlebih Masjid memang menjadi tanggung jawab kita bersama, jangan hanya mau bongkarnya saja, namun juga harus segera diselesaikan,” jelasnya
Bupati menambahkan, Masjid bukan hanya menjadi tempat untuk beribadah saja bagi masyarakat, namun juga tempat untuk mencari ilmu agama. Dirinya menyebut Pemerintah Daerah akan memberikan beasiswa bagi anak-anak yang cerdas dan hafal Al-Qur’an.
“Kita tentunya ingin agar generasi penerus memiliki akhlak yang baik. Makanya kita didik mereka kebaikan, karena di tahun 2021 Pemerintah Daerah sudah menganggarkan untuk masyarakat yang cerdas dan hafal Al-Qur’an akan diberikan beasiswa untuk kuliah dimana saja,” jelasnya
Tidak hanya memberikan beasiswa untuk kuliah saja, namun Bupati menjelaskan biaya hidup selama kuliah juga akan menjadi tanggungan Pemerintah Daerah.
“Kita tidak hanya mencari yang pintar saja, tapi juga yang akhlaknya baik, untuk membantu Kabupaten Bekasi menjadi lebih baik lagi.” tutupnya 
Dalam kegiatan tersebut juga turut hadir Camat Setu, para Tokoh Agama serta Tokoh masyarakat Kabupaten Bekasi. (Ely/Martinus)