SMAN 12 Depok, Kejutkan Publik Pendidikan, 49 Siswanya Masuk PTN

Iklan Semua Halaman

.

SMAN 12 Depok, Kejutkan Publik Pendidikan, 49 Siswanya Masuk PTN

Sku Metropolitan
Kamis, 18 Juni 2020

Kepala Sekolah SMAN 12 Depok ,Usep Kasman foto bersama anggota kepolisian alumni SMAN 12 Depok


KOTA DEPOK, METRO-- SMA Negeri 12 Depok salah satu SMA Negeri termuda dari 13 SMA Negeri  yang ada di Kota Depok. Berdiri 6 tahun silam tepatnya pada tahun 2014, dan satu-satunya SMA Negeri yang berada di Kecamatan Cipayung.
Lima tahun lamanya harus menumpang di SMP Negeri 9 Depok, selama itu pula siswanya harus rela masuk siang, menunggu siswa SMPN 9 pulang terlebih dahulu.

 Namun pada tahun 2019 SMA Negeri 12 ini telah resmi mempunyai gedung sendiri, yang beralamat di Jln Raya Cipayung, yang jaraknya kurang lebih 1,5 km dari SMP Negeri 9 Depok.
Pada awal tahun 2020 SMA Negeri 12 telah resmi menempati  gedung barunya, setelah pemerintah Jawa Barat menyesaikan pembangunannya di akhir tahun 2019.
Sekolah ini telah 4 kali meluluskan siswanya yang sekarang sudah menjadi Alumni. Lika-liku perjalanan SMA 12 Depok ini mengalami perjalanan pasang surut dalam hal prestasi. Tahun ajaran 2018- 2019, SMA Negeri 12 ini mengejutkan publik pendidikan, lantaran sekolah ini meloloskan 49 siswanya masuk jalur undangan berbagai Perguruan Tinggi Negeri ( PTN ) se Indonesia. Publik pendidikanpun terperangah ketika itu, karena tidak menyangka prestasi yang luar biasa tersebut bisa dicapai, mengingat sekolah ini statusnya masih Akreditasi B dan masih menumpang.

 Menurut Kepala sekolah, Usep Kasman, tidak sedikit alumni  SMA Negeri 12 Depok ini yang sudah mendapatkan pekerjaan di instansi pemerintahan, termasuk di kepolisian. Juga saat ini banyak yang masih kuliah di Perguruan Tinggi Negeri.
''Bukan tidak mungkin suatu saat nanti akan ada alumni -alumni sekolah ini yang menjadi pejabat negara, mengingat banyaknya lulusan SMA Negeri 12 saat ini yang mengenyam pendidikan di Perguruan Tinggi Negeri yang terkemuka,'' kata Usep Kasman, yang juga Sekretaris MKKS SMAN Kota Depok,  Kamis, (18/6/2020 ).
 Baru-baru ini kata Usep, SMA 12 mendapat kunjungan dari beberapa orang alumni yang sudah di terima di kepolisian. Mereka begitu bangganya menjadi bagian dari SMA Negeri 12 yang sudah membesarkan nama mereka. Di situ bisa dilihat, sekolah ini tidak kalah kwalitasnya dari SMA lainnya, ujarnya.
Tercatat jumlah siswa SMA Negeri 12  berjumlah 673 orang, termasuk siswa yang baru lulus tahun ini, sebut Usep. ''Tahun ini, kami hanya menerima 5 rombel, di karenakan masih terbatasnya jumlah ruangan,'' sambung Usep.
Masih kata Usep, saat ini SMA Negeri 12 Depok mempunyai 9 Ruang Kelas Belajar (RKB), tadinya hanya 6 ruang . Karena jumlah  rombel sudah mencapai 18 rombel, terpaksa harus menyekat beberapa ruangan. Diantaranya, ruang perpustakaan di sekat menjadi dua ruangan,  ruang laboratorium IPA di buatkan menjadi ruang guru, sementara ruang guru di buatkan menjadi ruang kelas. ''Demikian kami mensiasati, agar ruang belajar tercukupi,'' kata Usep.
Usep sedikit melontarkan program- program sekolah kedepan. Proritas utama adalah peningkatan kwalitas layanan pembelajaran. Yang meliputi, melengkapi Sarana Prasarana (Sarpras), Seperti  Ruang Kelas Belajar (RKB), Laboratorium, fasilitas olahraga dan  ruang penunjang lainnya. Termasuk didalamnya peningkatan kwalitas guru dalam melayani kebutuhan belajar peserta didik, jelasnya.
Saat ini sistim pembelajaran yang dipakai di SMA Negeri 12 Depok adalah Kurikulum 13 dan status sekolah adalah Akreditasi B, dengan luas lahan kurang lebih 5 ribu meter, yang cukup ideal untuk ukuran gedung SMA. Alamat, Jl Raya Cipayung Jaya no 47, Kecamatan Cipayung, Depok.( Jalampong R )