Terkait Dugaan Pemotongan Dana PKH, H. Abdilah: Sedang Ditangani oleh Irjen Kemensos

Iklan Semua Halaman

.

Terkait Dugaan Pemotongan Dana PKH, H. Abdilah: Sedang Ditangani oleh Irjen Kemensos

Sku Metropolitan
Jumat, 12 Juni 2020

KAB BEKASI, METRO--Pemerinta pusat telah berupaya membantu masyarakat dengan cara memberikan Bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) yang diperuntukkan bagi keluarga miskin. Akan tetapi, program pemerintah pusat tersebut diduga tidak didukung pemerintah daerah, hal itu terbukti dengan tidak adanya pengawasan, mengakibatkan terjadi penyunatan. Seperti yang terjadi di Desa Sukakerta, Kecamatan Sukawangi, Kabupaten Bekasi, Propinsi Jawa Barat.

Data penerima PKH di Desa Sukakerta, diduga ada dua persi. Data yang diterima wartawan Metropolitan dari salah satu kelompok penerima berjumlah 633 orang, sedangkan data yang dimiliki Desa Sukareja berjumlah 504 orang.

Sekretaris Desa Sukakerta, Midih, ketika dikonfirmasi tentang jumlah penerima PKH di Desa Sukakerta, ia menjelaskan, data peserta Program Keluarga Harapan (PKH) berjumlah 504 orang. Kalau ada data penerima PKH berjumlah 633 orang, kami kurang paham, mungkin itu data dari pendamping, ujarnya.

Menurutnya, adapun keluhan dari keluarga peserta PKH yakni, karena pendamping melakukan pemotongan dana yang harus diterima warga, pihak desa tidak mengetahuinya. Silahkan tanya langsung ke Sodik, sebagai pendamping, ujar Midih menyarankan Metropolitan. Ketika hal tersebut dikonfirmasi ke Sodik, tidak ada di tempat.

Kepala Dinas Sosial H. Abdilah Majid, SH, MM, ketika dikonfirmasi tentang dugaan penyunatan dana orang miskin yang diduga dilakukan oleh pendamping, di katornya ia mengatakan, pendamping tidak boleh melakukan pemotongan dana keluarga peserta PKH. Kalau hal itu ada, sudah melanggar, katanya.

Abdilah mengatakan, dugaan pemotongan dana peserta PKH oleh pendamping di Desa Sukakerta sedang ditangani oleh Irjen dari Kementerian Sosial. Saya mau mengikuti rapat dengan Tim dari Kemensos,” ujarnya sambil menuju ruang rapat, Selasa (9/6).

“Khusus PKH di Desa Sukakerta, Kecamatan Sukawangi, sudah ditangani oleh Irjen Kementerian Sosial” tutupnya/  (karsim/ely)