Anggota DPRD Kota Bekasi Dapat Fasilitas Klinik Kesehatan Di Kantor

Iklan Semua Halaman

.

Anggota DPRD Kota Bekasi Dapat Fasilitas Klinik Kesehatan Di Kantor

Senin, 06 Juli 2020


Caption Fhoto : Sekretaris DPRD Kota Bekasi, H.Moh Ridwan dan Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bekasi, Tanti Rohilawati saat di wawacaran awak Media di usai Louncing Polikinik, Senin (6/7)


KOTA BEKASI, METRO - Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bekasi telah menyediakan Poliklinik pelayanan Kesehatan lingkungannya, Senin (6/7/2020).

Klinik tersebut untuk memberikan pelayanan kesehatan  kepada anggota DPRD Kota Bekasi sesuai dengan surat Sekretariat DPRD Kota Bekasi Nomor 175/1052/SETWAN UMUM 24 Maret 2020

Sekretaris DPRD Kota Bekasi, H.Moh Ridwan mengatakan tujuan utama layanan kesehatan Poliklinik DPRD Kota Bekasi guna mendukung kinerja dan aktivitas anggota dewan dalam menjalankan fungsinya sebagai wakil rakyat.

“Ini sebagai perwujudan kerjasama OPD. Kolaborasi Sekretariat DPRD dengan Dinas Kesehatan dalam memberikan pelayanan kesehatan bagi 50 anggota dewan,” kata Ridwan kepada Awak Media usai launching Poliklinik Sekretariat DPRD Kota Bekasi, Senin (6/7/2020).

Sebagai kepala kesekretariatan, Ridwan mengaku memiliki kewajiban untuk mendukung kinerja dewan.
Katanya, Gagasan tercetusnya Poliklinik, diawali diskusi pihaknya dengan Dinas Kesehatan. Selanjutnya pihak Sekretariat DPRD mengajukan permohonan kepada Wali Kota Bekasi agar mendukung program tersebut.

“Diawali dari surat permohonan kepada Wali Kota, agar dewan lebih terdukung dalam melaksanakan kinerjanya. Maka perlu dukungan Kesehatan. Pak Wali sangat respon dan dilanjutkan ke Dinkes. Itu sebuah perbincangan untuk membuat klinik,” papar Ridwan.

“Ini harus disyukuri betul. Tadi seluruh ketua fraksi hadir semua. Kerjasama ini memang sangat dibutuhkan dalam pelayanan kesehatan terhadap dewan,” sambungnya.

Selain anggota dewan, Ridwan membeberkan poliklinik tersebut dapat digunakan untuk memeriksa kesehatan pegawai serta awak media yang meliput di lingkungan DPRD Kota Bekasi.

“Ini sifatnya umum. Pelayanan Kesehatan mau yang datang dari mana saja, termasuk anggota dewan lain berkunjung, jika membutuhkan pelayanan Kesehatan, maka kita wajib layani, berikut para awak media,” tungkasnya.

Sementara, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bekasi, Tanti Rohilawati menjelaskan status klinik kesehatan di gedung DPRD Kota Bekasi masih menginduk ke Puskesmas Karang Kitri, Kelurahan Margahayu Kecamatan Bekasi Timur. Namun, jika sekretariat ingin membuat klinik sendiri, menurut Tanti perlu persyaratan yang harus dilengkapi terlebih dahulu.

“Hal ini bukan berarti tidak mungkin, mungkin ini tahap awal dengan membuka Poli yang pertanggungjawaban kepada Puskesmas Karang Kitri ya. Karena kebetulan untuk bangunan DPRD ini dekat dengan Puskesmas Karang Kitri,” katanya.

Tanti mangakui, kinerja anggota DPRD Kota Bekasi 1×24 jam, sehingga membutuhkan layanan kesehatan maksimal agar mendukung semua aktivitas.

“Jadi pentingnya kesehatan bagi beliau-beliau (Red-DPRD). Maka Setwan melalui kami membuka pelayanan kesehatan di Gedung DPRD untuk melayani kesehatan dewan,” terangnya.

Bentuk pelayanan Kesehatan untuk saat ini, Tanti Mengaku, baru sebatas pelayanan primer atau pelayanan awal, seperti pemeriksaan sesuai dengan standar primer, kolesterol (Gula darah), tensi sesuai standar. Apabila memerlukan rujukan, pihaknya akan mambuat rujukan kepada rumah sakit yang bekerjasama melayani BPJS.

Mengenai jam operasional Klinis Kesehatan DPRD Kota Bekasi, Tanti mengatakan baru open dua hari, yakni Senin dan Kamis.

“Ya untuk jam operasionalnya sendiri, berdasarkan kerjasama kita adalah dua hari (Senin dan Kamis). Akan tetapi tidak menutup kemungkinan jika dibutuhkan, kita siap untuk melaksanakan tugas,” jelasnya.
Selain itu, tenaga medis yang disiapkan secara terjadwal akan disiapkan oleh Dinas Kesehatan. Karena Dokter di Puskesmas Karang Kitri ada empat, maka nantinya akan dijadwalkan agar pelayanan bisa berjalan baik.

“Kelengkapan juga ada, salah satunya Obat, tempat tidur, apabila ada gawat darurat kita sudah siapkan Infus dan oksigen. Secara bertahap akan kita siapkan,” pungkasnya. ( Martinus)