Proyek Sistem e-Katalog Terhutang, DPRD : Itu Kinerja Yang Buruk

Iklan Semua Halaman

.

Proyek Sistem e-Katalog Terhutang, DPRD : Itu Kinerja Yang Buruk

Sku Metropolitan
Senin, 26 April 2021
 


 
KAB.BEKASI, METRO – Sejumlah rekanan yang mengerjakan paket proyek sistem e-katalog di lingkup Pemerintah Kabupaten Bekasi  2020 lalu yang hingga kini belum terbayarkan, terus mendapatkan sorotan.

Kali ini , Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Bekasi Ani Rukmini mengatakan tidak terbayarnya ratusan proyek dengan sistem program e-katalog menunjukkan kegagalan pemerintah dalam membuat perencanaan.

“Ini merupakan wanprestasi bagi Pemerintah karena ada sesuatu yang di kerjakan tanpa perencanaan yang matang dan mepet,” Kata Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Bekasi, Ani Rukmini kepada Metropolitan, Kamis (22/4/21).

Dia menyebutkan, kesalahan ini  pada kebijakan sitem e-katalog diterapkan jelang akhir tahun.

“Inikan sesuatu yang sangat mepet dan hampir menyeberang tahun dan bila tidak dapat di bayarkan sampai terhutang itu merupakan sesuatu kinerja yang buruk,” tuturnya.

Ani  mengungkapkan  seharusnya proses pembayaran sudah selesai. Karena sudah pasti setiap kegiatan pasti ada anggarannya. Jadi, menurut dia, Anggaran tersebut sudah ada. “Ada kegiatan ada anggaran, artinya kan sudah siap,” ucapnya.

Kemudian, Ani mengakui heran proses pelelangan ratusan pekerjaan konstruksi dengan kebijakan e-katalog dilakasankan menjelang akhir tahun.

”Saya tidak bisa membayangkan ratusan kegiatan dilaksanakan di akhir tahun dengan sistem e-katalog dan menurut saya terlalu di paksakan,” ujarnya.

Dirinya meminta kepada dinas terkait agar secepatnya menyelesaikan persoalan ini agar tidak berkelanjutan.

”Jadi jangan menunggu di ABT, tinggal lakukan pergeseran aja. Kasian itu yang pada punya utang,” tandasnya. (Ely/Martinus)